Bola / bola-dunia
Syaiful Rachman
Neymar mendatang kartu merah usai ribu dengan Tiago Djalo dalam laga PSG vs Lille dalam lanjutan Liga Prancis. (FRANCK FIFE / AFP)

Suara.com - Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar mendapat hukuman larangan bertanding dua laga akibat kartu merahnya atas keributan di lapangan dengan pemain Lille, Tiago Djalo pada Sabtu (3/4/2021) lalu.

Pemain Brasil itu mendapat kartu kuning kedua karena mendorong Djalo menjelang akhir pertandingan, sebelum keduanya melanjutkan kericuhan di terowongan stadion di Parc des Princes usai kemenangan 1-0 Lille atas PSG.

Umumnya, sanksi untuk seorang pemain yang mendapatkan dua kartu merah dalam satu pertandingan adalah skorsing satu pertandingan.

Penyerang Paris Saint-Germain Neymar saat bermain menghadapi Montpellier dalam laga pekan ke-21 Liga Prancis di Parc des Princes, Paris, Sabtu (23/1/2021). [Franck FIFE / AFP].

Namun, Ligue 1 memutuskan sikap berlebihan Neymar usai laga membuatnya mendapat sanksi tambahan.

Baca Juga: Ingatkan PSG Jangan Lengah, Pochettino: Bayern Bisa Ngamuk di Leg Kedua

"Pertemuan pada 7 April 2021, Komisi Disiplin LFP mengambil keputusan berikut: tiga pertandingan skorsing termasuk pertandingan skorsing untuk Neymar Jr. (Paris Saint-Germain)," demikian pernyataan dari liga Prancis, yang dikutip Goal pada Kamis (8/4/2021).

Djalo juga terkena larangan bermain satu pertandingan.

Neymar dipastikan absen dalam pertandingan tandang PSG ke markas Strasbourg pada Sabtu (10/4) mendatang dan juga laga kandang kontra Saint-Etienne pada 18 April.

PSG hanya akan memiliki lima pertandingan Ligue 1 tersisa ketika Neymar bisa kembali bermain dalam pertandingan melawan Metz pada 24 April.

Absennya pemain berusia 29 tahun itu cukup merugikan bagi PSG yang sedang memasuki fase krusial akhir Ligue 1 musim ini karena tertinggal tiga poin dari Lille yang memimpin perburuan gelar juara. (Antara)

Baca Juga: Kabar Buruk, Bayern Munich Masih Tanpa Lewandowski di Leg Kedua UCL

Komentar