Suara.com - PSS Sleman terancam menerima sanksi andai terbukti sengaja tidak menghadiri sesi jumpa pers usai laga melawan Persib Bandung dalam leg kedua semifinal Piala Menpora 2021 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/4/2021).
Saat ini, panitia penyelenggara atau organizing committee (OC) Piala Menpora sedang menelusurinya. OC sedang menunggu laporan dari pengawas pertandingan.
Usai pertandingan semalam, seperti biasa memang pelatih dan satu perwakilan pemain dari masing-masing kesebelasan diharuskan memberikan keterangan kepada awak media, yang kini berlangsung secara virtual.
Adapun Persib diwakili oleh Robert Alberts langsung. Namun begitu tiba giliran PSS, Dejan Antonic dan perwakilan pemain tak menunjukkan batang hidungnya.
"Pasti kami akan menunggu laporan dari match commissioner kenapa PSS Sleman menolak untuk sesi jumpa pers," kata Akhmad Hadian Lukita selaku Ketua OC Piala Menpora 2021, saat dihubungi oleh awak media, Selasa (20/4/2021).
"Dalam regulasi Piala Menpora 2021 memang tidak ada tertulis hukuman, tapi nanti ada panitia disiplin yang memutuskan. Keputusan itu setelah adanya laporan dari match commissioner," jelasnya.
Pada laga leg kedua semifinal semalam, PSS bermain imbang 1-1 melawan Persib. Hasil itu membuat Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- gagal melaju ke final karena kalah 2-3 secara agregat.
Adapun PSS masih akan bertanding dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). PSM Makassar akan menjadi lawan bagi tim kesayangan Sleman fans tersebut.
Sementara Persib akan berhadapan dengan Persija Jakarta di laga puncak. Duel penuh gengsi ini akan berlangsung dua leg pada 22 dan 25 April mendatang.
Baca Juga: PM Inggris Janji Hentikan European Super League dengan Segala Cara
Leg pertama akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sementara leg kedua final alias laga pamungkas akab berlangsung di Stadion Manahan.
Berita Terkait
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Fabio Lefundes Simpan Rahasia Taktik Borneo FC dalam Persaingan Juara BRI Super League
-
Hansi Flick Buka Suara usai Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Iker Casillas Tolak Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid