Suara.com - PSIS Semarang memang tak berhasil meraih trofi juara Piala Menpora 2021. Meski demikian, PSIS melalui pemain mudanya, Pratama Arhan tetap menyimpan prestasi membanggakan di turnamen pramusim tersebut.
Langkah PSIS di Piala Menpora sendiri terhenti di babak delapan besar setelah kalah adu penalti dengan PSM Makassar.
Namun, tim Mahesa Jenar mampu mengirimkan satu pemainnya untuk menyandang gelar Pemain Muda Terbaik di ajang tersebut.
Pemain itu adalah Pratama Arhan yang selama ini mengawal pos fullback kiri PSIS. Kepastian Arhan sebagai pemain muda terbaik diumumkan saat upacara penyerahan trofi juara Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4/2021) malam.
Arhan dinilai jadi yang paling menonjol di antara sekian banyak pemain muda yang tampil apik selama perhelatan Piala Menpora 2021. Ia pun berhak meraih uang pembinaan sebesar Rp 50 juta.
"Bersyukur. Ke depan saya akan lebih kerja keras lagi, lebih konsisten lagi," tutur pemain berusia 19 tahun itu seperti dimuat Solopos --jaringan Suara.com.
Impresif
Penampilan Arhan di Piala Menpora 2021 sendiri memang cukup impresif. Berposisi sebagai bek sayap, pemain yang menjadi langganan Timnas Indonesia U-19 itu juga terbukti mampu mencetak gol.
Selama Piala Menpora, ia bahkan menyumbang dua gol plus satu assist untuk membawa PSIS lolos ke fase gugur. Ia juga terkenal jago dalam melakukan lemparan ke dalam serta melepaskan sepak pojok.
Baca Juga: Jakmania Akhirnya Minta Maaf atas Ulah Oknum Suporter Persija Jakarta
Arhan pun mempersembahkan gelar Pemain Muda Terbaik Piala Menpora ini untuk keluarga dan orang-orang yang menyayanginya.
Ia juga berharap ke depannya persepakbolaan Indonesia bisa lebih baik lagi, terlepas dari pandemi COVID-19 yang masih menghantui Tanah Air.
"Harapan saya sih bisa lebih baik lagi dan sepakbola Indonesia juga bisa lebih baik lagi," tuturnya.
Arhan juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Piala Menpora 2021. Ia menilai turnamen ini menjadi pelepas kerinduan bagi para pesepakbola Tanah Air setelah vakum cukup lama akibat pandemi.
"Piala Menpora ini sangat bagus buat pemain dan tim. Apalagi sebelumnya sudah berhenti selama satu tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media