Suara.com - Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin adalah peribasa yang tepat untuk menggambarkan situasi Barcelona sat ini. Setelah dipecundangi Granada, mereka terncam tak bisa ditemani pelatih Ronald Koeman saat memainkan laga super penting.
Dalam pertandingan pekan ke-33 Liga Spanyol, Barcelona secara mengejutkan keok 1-2 dari Granada. Laga di Camp Nou itu sejatinya jadi kesempatan Blaugrana memuncaki klasemen.
Tak hanya gagal memanfaatkan momentum, Barcelona kini dinaungi masalah besar dalam perjuangan mereka memperebutkan gelar juara Liga Spanyol.
Tim Catalan yang untuk sementara duduk di peringkat ketiga, terancam tak didampingi Ronald Koeman dalam dua pertandingan ke depan, yakni menghadapi Valencia dan Atletico Madrid.
Koeman harus diusir wasit saat Barcelona digebuk Granada. Dia dapat kartu merah lantaran dianggap melontarkan perkataan yang tidak pantas ke asisten pengadil lapangan.
Usai laga, Koeman mengritik keputusan wasit. Dia marah karena tidak merasa telah melontarkan kata-kata tak pantas kepada ofisial.
“Saya tidak salah. Menurut berita acara, saya tidak menghormati ofisial keempat dan tidak seperti itu," tutur Koeman terkait kartu merah yang diterimanya dikutip dari Football-Espana, Jumat (30/4/2021).
"Kurangnya rasa hormat berarti menghina, dan tidak seperti itu."
"Kami mengomentari beberapa permainan selama pertandingan dengan sikap hormat. Saya ingin tahu kata-kata apa yang saya gunakan untuk tidak menghormatinya. Saya tidak menggunakan kata yang buruk sekali," tambahnya.
Baca Juga: Bocor ke Publik, Ini Isi Pertemuan Presiden Barcelona dengan Ayah Messi
Memasuki lima pekan terakhir, persaingan perebutan gelar juara Liga Spanyol berlangsung semakin ketat. Atletico saat ini masih memimpin klasemen dengan 73 poin atau unggul dua poin dari Real Madrid dan Barcelona yang beruturut-turut ada di bawahnya.
Tak hanya tiga klub di atas yang masih memiliki kans meraih gelar juara. Sevilla yang duduk di peringkat keempat, diam-diam juga siap menerkam apabila ada rivalnya yang terpeleset.
Sevilla saat ini duduk di peringkat keempat dengan koleksi 70 poin. Apabila tak berhati-hati, bukan tak mungkin Barcelona justru terlempar dari tiga besar alih-alih jadi pesaing gelar juara.
Duel Barcelona di markas Valencia akan berlangsung pada 3 Mei mendatang. Sementara laga menghadapi Atletico Madrid di Camp Nou bakal bergulir lima hari setelahnya.
Berita Terkait
-
Ditumbangkan Granada, Barcelona Gagal Puncaki Klasemen La Liga
-
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Terpeleset, Persaingan Gelar Kian Ketat
-
Dibungkam Granada, Koeman Soroti Tumpulnya Lini Depan Barcelona
-
Dipecundangi Granada, Barcelona Buang Peluang ke Puncak Klasemen La Liga
-
Di Waktu Senggang Jelang Madrid Open, Andrey Rublev Sambangi Camp Nou
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil