Suara.com - Union Berlin merebut tiket Eropa terakhir dari Liga Jerman seusai menang dramatis dengan skor 2-1 atas RB Leipzig dalam laga pemungkas musim 2020/21 di Stadion An der Alten Foersterei, Sabtu.
Kemenangan itu memastikan tim besutan Urs Fischer finis di urutan ketujuh klasemen dengan raihan 50 poin dan meraih tiket babak playoff kualifikasi Liga Conference, kompetisi kasta ketiga Eropa yang mulai bergulir musim depan.
Hasil tersebut jadi raihan gemilang bagi Union, kendati mereka hanya memiliki 37 persen penguasaan bola sepanjang laga dan sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Justin Kluivert pada menit ke-55.
Sebuah serangan cepat yang dilancarkan Leipzig gagal diantisipasi Union dan berakhir dengan sepakan jarak jauh Kluivert yang memperdaya kiper Andreas Luthe untuk membawa tim tamu memimpin.
Gol itu direspon Fischer dengan memasukkan Taiwo Awoniyi menggantikan Petar Musa guna menambah alternatif serangan di lini depan.
Hasilnya pada menit ke-67 Union mampu menyamakan kedudukan melalui situasi sepak pojok yang diakhiri tendangan kaki kanan Marvin Friedrich di muka gawang Leipzig.
Union sepertinya harus merelakan kesempatan tampil di Eropa musim depan lantaran skor imbang bertahan hingga pengujung waktu normal dan di laga lain tim pesaingnya, Borussia Moenchengladbach tengah unggul tegas atas Werder Bremen.
Namun momen dramatis terjadi pada menit kedua injury time ketika Sheraldo Becker mengirim umpan silang yang bisa disambut tandukan tajam Max Kruse untuk menaklukkan kiper Josep Martinez membuat sekira 2.000 suporter Union bersorak di tribun stadion.
Skor 2-1 mampu dipertahankan Union dalam dua menit injury time berikutnya demi memastikan kesempatan kembali tampil di Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 2001/02.
Baca Juga: Bayern Munich vs Freiburg Imbang, Lewandowski Samai Rekor Gerd Mueller
Sedangkan Leipzig, kendati menutup musim dengan kekalahan, tetap finis di urutan kedua klasemen akhir dengan 65 poin dan meraih tiket Liga Champions, demikian catatan laman resmi Liga Jerman seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Jelang FIFA Series 2026, Kevin Diks: Kami Harus Lebih Kejam!
-
Pengganti Thom Haye Ditemukan! Gelandang Jerman Berdarah Surabaya
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Viral! Lamar Kekasihnya Sesama Laki-laki di Stadion, Wasit Jerman Jadi Serangan Brutal
-
Saingi Kevin Diks, Pemain Kelahiran Denpasar Ini Sudah Cetak 2 Gol di Liga Jerman
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia