Suara.com - Suporter Manchester United yang terbang ke Polandia untuk menyaksikan final Liga Europa mendapat perlakukan buruk. Kabarnya, mereka diserang oleh fans tuan rumah Lechia Gdansk.
Manchester United bakal melakoni laga final Liga Europa melawan Villarreal pada Kamis (27/5/2021) dini hari WIB. Laga tersebut digelar dengan penonton, sehingga suporter Manchester United pun bertandang ke Gdansk, Polandia.
Akan tetapi, fans Manchester United yang bertandang ke Polandia mengalami kejadian buruk. Mereka diserang di sebuah bar dekat alun-alun utama Kota Gdansk.
Rekaman video kerusuhan itu tersebar di media sosial hingga viral. Terlihat dari rekaman tersebut, sekelompok orang berpakaian hitam berlari dan bernyanyi di luar bar. Meja, kursi di bar tersebut terlihat berantakan dan terbalik.
Dinukil dari laporan Sportbible, tiga suporter Manchester United mengalami luka ringan. Dalam laporan ini juga mengatakan bahwa tidak ada masalah apapun antara fans Manchester United dengan Villarreal.
Nah, hooligan Lechia Gdansk, tim yang dibela Egy Maulana Vikri disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi ini.
Atas kejadian ini, pihak Manchester United langsung turun tangan untuk membantu para suporternya yang terdampak penyerangan tersebut.
"Staf klub telah membantu sejumlah suporter Manchester United di Gdansk tadi malam (Selasa) dan hari ini (Rabu) di mana pendukung kami diserang di luar bar," tulis pernyataan resmi klub.
Baca Juga: Final Liga Europa: Manchester United Siap Akhiri Puasa Gelar 4 Tahun
Tag
Berita Terkait
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Dirumorkan Balikan dengan Manchester United, Ini Respons Scott McTominay
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Disindir Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool, Arne Slot Serang Balik Wayne Rooney
-
Mantan Asisten Sir Alex Ferguson Anggap Senne LammensBelum Sesuai dengan Standar Manchester United
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?