Suara.com - Presiden Barcelona Joan Laporta mengatakan jika pemain terbaik mereka, Lionel Messi tetap mempertimbangkan untuk bertahan di Camp Nou. Hal itu diungkapkan Laporta dalam jumpa pers, Jumat (28/5/2021).
Jumpa pers ini adalah pertama kali bagi Laporta sejak terpilih sebagai presiden klub. Dalam kesempatan itu, Laporta tidak hanya membahas soal masa depan Messi, tapi juga pelatih Ronald Koeman.
Menurut Laporta, soal Messi, pihak klub telah menyodorkan kontrak baru dan negosiasi masih berjalan. Sebagaimana diketahui, kontrak Messi di Barcelona saat ini akan berakhir pada akhir Juni 2021.
"Messi sangat menginginkan Barcelona. Kami menggunakan semua kemungkinan, sesuai dengan kemampuan kami," kata Laporta.
"Meskipun kami semua tahu bahwa Messi adalah pemain yang didambakan, kami memiliki persepsi bahwa, di kedua sisi, kami mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, sesuai kemampuan klub, agar dia bertahan," sambungnya seperti dikutip Marca, Jumat (28/5/2021).
Soal Ronald Koeman, Laporta membantah jika dirinya berniat memecat pelatih asal Belanda itu. Menurutnya, negosiasi dengan eks pelatih Timnas Belanda itu belum usai dan akan dilanjutkan pekan depan.
"Tidak ada musim transisi di Barcelona," kata Laporta.
"Karena kekaguman yang kami miliki untuk Koeman dan rasa hormat yang kami miliki untuknya sebagai seorang profesional, kami mengatakan bahwa pada akhir musim kami akan mengevaluasi kinerjanya."
"Kami mengadakan pertemuan dan sekarang kami telah menetapkan tanggal untuk minggu depan untuk merampungkan negosiasinya. Dia memiliki satu tahun lagi dalam kontraknya."
Baca Juga: Lionel Messi Enggan Tanggapi Tawaran Kontrak Baru dari Barcelona
Koeman dilaporkan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Menanggapi kondisi Koeman, Laporta mengaku telah menghubungi pelatih asal Belanda tersebut.
"Kemarin dia harus pergi ke rumah sakit, tapi dia baik-baik saja. Saya meneleponnya," kata Laporta.
"Saya ingin pemahaman dan penerimaan semua orang yang terlibat dalam proyek ini. Saya memberi tahu Ronald apa yang saya pikirkan dan sebaliknya; dia dapat memberi tahu saya, selalu dengan hormat. Saya telah memberi tahu dia apa yang harus saya katakan kepadanya: bahwa kami sedang mengevaluasi."
"Kami memiliki hubungan yang jelas dan langsung. Dia adalah pelatih yang sudah ada di sana, dia memiliki satu tahun lagi [sisa kontraknya]."
Berita Terkait
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia! Tim Muda Laos Jungkalkan Barcelona
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar