Suara.com - Mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan, Antonio Conte diklaim sebagai 'calon terkuat' untuk menduduki kursi kepelatihan Tottenham Hotspur yang saat ini kosong. Tak main-main, media terpercaya Inggris BBC yang mengklaim hal ini, Kamis (3/6/2021).
Dapat dimaklumi bahwa pelatih Italia berusia 51 tahun tersebut dikaitkan dengan berbagai klub Eropa setelah mundur sebagai pelatih Inter Milan baru-baru ini.
Di bawah Conte, Inter sukses merengkuh Scudetto di musim 2020/2021 yang baru lewat, yang merupakan gelar juara Liga Italia pertama bagi klub tersebut dalam 11 tahun terakhir.
Sayang, sang allenatore harus 'pisah ranjang' dengan Inter karena perbedaan pendapat dengan manajemen yang dipengaruhi faktor krisis finansial klub.
Setelah sempat dikaitkan Real Madrid, BBC kini mengklaim jika Conte sudah menjalanin 'negosiasi tahap lanjut' dengan kubu Tottenham.
Ya, saat ini ia adalah sosok favorit pengganti Jose Mourinho sebagai manajer Tottenham mulai musim 2021/2022.
Disebutkan, Tottenham sendiri telah melakukan kontak dengan mantan pelatih mereka, Mauricio Pochettino pekan lalu, namun Paris Saint-Germain menegaskan bahwa tidak akan mengizinkannya pergi.
Chairman Tottenham, Daniel Levy diyakini tidak akan membiarkan situasi klub tanpa pelatih ini terus berlanjut terlalu lama dan harus menunjuk seorang juru taktik baru.
Spurs sudah tanpa pelatih tetap sejak dipecatnya Mourinho pada 19 April 2021. Di akhir musim 2020/2021, Tottenham ditangani Ryan Mason sebagai pelatih interim.
Baca Juga: Eden Hazard Sambut Positif Kedatangan Carlo Ancelotti di Real Madrid
Kembali ke Conte, ia sukses memenangkan Liga Inggris di musim pertamanya sebagai pelatih Chelsea pada 2016/2017, namun dipecat pada akhir musim berikutnya ketika ia memenangkan Piala FA namun finis di urutan kelima klasemen liga.
Pelatih yang juga pernah menukangi Juventus dan Timnas Italia itu kemudian memimpin Inter ke final Liga Europa pada 2019/2020, hingga akhirnya membawa Nerazzurri mengklaim Scudetto ke-19 mereka dengan empat pertandingan tersisa di Liga Italia 2020/2021, dengan raihan poin yang cukup fantastis, yakni 91.
Dan kini sang juru taktik diyakini akan kembali ke London. Bukan untuk comeback ke Chelsea, namun ia akan melanjutkan karier kepelatihannya bersama Tottenham.
Berita Terkait
-
Eks Bek Inter Milan Ceritakan Momen Horor Terjebak di Dubai: Kami Ngumpet di Basement
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Eks Tottenham Hotspur Sudah Tak Sabar Bela Timnas Malaysia
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi