Suara.com - Nama Kadek Agung Widnyana Putra melejit setelah menyumbang satu gol dalam hasil imbang 2-2 antara Timnas Indonesia vs Thailand pada Kamis (4/6/2021).
Sebelum tampil gemilang bersama skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, terdapat kisah pilu mengenai kecelakaan yang membuat kariernya hampir tamat.
Pemain Bali United itu pernah terlibat kecelakaan parah pada 2014 yang membuatnya harus istirahat dari sepakbola selama satu tahun.
Kejadian itu terjadi jelang Kadek mengikuti seleksi Timnas U-19 Indonesia era Indra Sjafri pada 2014 silam.
Kala itu dia belum sempat menunjukan kemampuannya di depan Indra yang kini menjabat Direktur Teknik PSSI lantaran terlibat kecelakaan saat pulang sekolah.
Kadek menceritakan kecelakaan itu berlangsung sangat cepat hingga dirinya tidak sadarkan diri dan baru siuman ketika sudah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.
“Iya, waktu 2014 saya mengalami kecelakaan sepeda motor, harus ada operasi tempurung kaki kiri yang retak, jadi istirahat satu tahun," kata Kadek dalam rilis PSSI.
"Beberapa waktu tidak sadar, saat dekat rumah tiba-tiba saya sudah tidak ingat lagi dan terbangun sudah di rumah sakit. Begitu tersadar, sudah banyak jahitan dan retak di tangan serta di dagu. Semua operasi pada waktu itu," kenangnya.
Kadek sempat berpikir bahwa kariernya di lapangan hijau mungkin sudah tamat akibat kecelakaan tersebut. Namun dia meyakinkan diri bahwa kesempatan mewujudkan cita-cita sejak kecilnya itu masih terbuka apabila terus bekerja keras.
Baca Juga: Sempat Cedera, Shin Tae-yong Berharap Egy dan Witan Fit Lawan Vietnam
“Orang tua waktu itu sudah menangis karena mereka tahu jika cita-cita saya ingin menjadi pemain sepakbola. Namun saya tidak putus asa, saya semangatkan diri sendiri, dan dengan tekad yang kuat," ungkap Kadek.
"Saya sembuh dan sedikit demi sedikit kembali bisa berlatih sepakbola. Butuh waktu satu tahun bagi saya untuk tidak bisa bermain sepak bola dan berjuang pulih kembali,” pungkas gelandang 22 tahun tersebut.
Setelah bekerja keras mengembalikan kondisi pasca setahun vakum bermain sepakbola, Kadek mendapat kesempatan menimba ilmu di tim junior Bali United.
Perlahan tapi pasti, dia kembali menata ulang mimpinya hingga kini dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Profil Nurhidayat Haris: Awal Karier Hingga Kegagalan di Timnas Indonesia
-
Hasil Imbang Kontra Thailand Modal Penting Indonesia Lawan Vietnam
-
Gol Kadek Agung ke Gawang Thailand Murni Skema Tim
-
Timnas Indonesia vs Vietnam: Shin Tae-yong Kesampingkan Hubungan Pertemanan
-
Brasil vs Ekuador: Neymar Bantu Selecao Menang 2-0
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
-
Persaingan Sengit Skuad Timnas Indonesia: Wajah Baru, Harapan Baru
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia
-
Misi Mauricio Souza: Jadikan Eksel Runtukahu Striker Komplet Persija
-
Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia
-
Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?
-
Pelatih Persija Jakarta Sudah Pasrah Soal Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan