Suara.com - Mantan pelatih Timnas Vietnam, Phan Thanh Hung, takjub dengan performa Timnas Indonesia saat menahan imbang Thailand 2-2 di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Sebagai informasi, Phan Thanh Hung adalah pelatih klub Becamex Binh Duong. Dulu, Phan Thanh Hung juga sempat menangani Timnas Vietnam pada tahun 2012.
Jelang pertandingan Vietnam melawan Indonesia, Phan Thanh Hung mewanti-wanti Park Hang-seo agar waspada dengan skuat asuhan Shin Tae-yong. Phan Thanh Hun pun memberikan pujian selangit kepada skuat Garuda.
Phan Thanh Hung mengatakan bahwa dia menonton laga Indonesia melawan Thailand yang berakhir imbang 2-2. Dari pertandingan itu, Phan Thanh Hung melihat Indonesia kini sangat berbeda di bawah asuhan Shin Tae-yong.
"Kemarin saya menonton pertandingan Indonesia dan Thailand. Indonesia tahun ini berbeda dan jauh lebih baik, mereka bermain bertahan dan begitu rapat," ucap Phan Than Hung epada media Vietnam Thethao247 pada Sabtu (5/6/2021).
"Sekarang Indonesia tidak bermain semata-mata untuk poit dan kehormatan, mereka sangat berbeda saat kami (Vietnam) menang mudah di pertemuan pertama. Saya pikir Indonesia bermain sangat baik," imbuhnya.
Lebih spesifik, Phan Thanh Hung menjelaskan Indonesia kini begitu bagus dalam serangan balik. Bahkan dia meminta Park Hang-seo harus berhati-hati.
"Saya tidak bisa mengatakan bagaimana pak Park harus berurusan dengan Indonesia. Dia harus hati-hati dengan Indonesia karena mereka bermain serangan balik sangat baik. Jadi saya pikir ini akan menjadi lawan yang sangat sulit."
"Semua pemain Indonesia bermain sangat cepat. Mereka melakukan serangan balik dengan sangat berani dan efektif karena mereka berlari sangat cepat dengan teknik. Pelajaran dari Thailand jelas, mereka ingin meraih 3 poin dan bermain menyerang, tapi Indonesia membuat mereka membayarnya dengan permainan yang sangat menyebalkan itu," pungkasnya.
Baca Juga: Profil Timnas Hungari di Euro 2020: Daftar Pemain, Julukan, dan Prestasi
Berita Terkait
-
Simon McMenemy Diam-diam Pantau Timnas Indonesia, Beri Selamat untuk Poin Perdana
-
Profil Syahrian Abimanyu, The Next Wonderkid Indonesia
-
Sebelum Nama Melejit, Karier Kadek Agung Hampir Tamat karena Kecelakaan
-
Profil Nurhidayat Haris: Awal Karier Hingga Kegagalan di Timnas Indonesia
-
Hasil Imbang Kontra Thailand Modal Penting Indonesia Lawan Vietnam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik