Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menganggap wasit yang bernama Ahmad Al-ali telah merusak ritme permainan anak asuhnya yang kalah telak atas Vietnam dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia, Senin (7/6/2021).
Shin Tae-yong menyoroti keputusan Ahmad Al-ali yang mengesahkan gol kontroversial. Pelatih Korea Selatan itu menyebut gol pertama Vietnam tidak harus terjadi karena Nguyen Tien Linh diklaim lebih dulu handball.
"Para pemain sudah bekerja keras, dan saya mengucapkan selamat kepada pelatih park. Memang di babak pertama, skor imbang. Tetapi tiba-tiba diganti suasana oleh pihak wasit. Jadi kenapa bisa skornya lebih jauh dari yang seharusnya tidak," ucap Shin Tae-yong.
Disadur dari VN Express pada Selasa (8/6/2021), ternyata wasit Ahmad Al-ali punya 'kedekatan' dengan Vietnam. Dalam laporannya sebelum laga, media Vietnam itu sempat menyoroti Ahmad Al-ali yang memimpin laga melawan Indonesia.
Laporan itu menyebutkan bahwa Ahmad Al-ali adalah wasit kelahiran tahun 1984. Dia memang belum pernah memimpin laga Timnas Vietnam. Namun, dia pernah menjadi wasit pertandingan di Tanah Vietnam.
Ahmad Al-ali sempat menjadi wasit keempat ketika klub Hanoi FC mengalahkan Tampines Rovers dengan skor 2-0 di penyisihan grup Piala AFC 2019 lalu.
Setelah menjadi wasit di laga itu, Ahmad Al-ali melakukan tur di Hanoi. Disebutkan dalam laporan itu, wasit asal Kuwait ini tertarik dengan Benteng Imperial Thang Long yang merupakan destinasi wisata yang terletak di jantung Kota Hanoi.
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia menyerah 0-4 dari Vietnam. Empat gol Vietnam masing-masing dilesakkan oleh Nguyen Tien Linh, Nguyen Quang Hai, Nguyen Cong Phuong, dan terakhir Van Thanh Vu.
Selepas menghadapi Vietnam, Timnas Indonesia akan memainkan laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia kontra UEA pada 11 Juni mendatang.
Baca Juga: Tak Ingin Egois, Rashford Rela Hanya Jadi Cadangan di Euro 2020
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dibantai 4 Gol Tanpa Balas, Ketum PSSI Minta Pelatih Evaluasi
-
Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Nama Luis Milla Kembali Menggema
-
Pemain Vietnam Akui Tak Mudah Kalahkan Timnas Indonesia
-
Park Hang-seo Ungkap Cara Vietnam Bantai Timnas Indonesia
-
Dibantai Vietnam, Timnas Indonesia Diminta Bersedih Secukupnya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan