Suara.com - Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo membeberkan cara klubnya bisa membantai Timnas Indonesia dengan skor 4-0 dalam laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Senin (7/6/2021) malam.
Dalam pertandingan di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Park Hang-seo melakukan perubahan strategi.
Vietnam bermain dengan formasi 3-5-2, alih-alih 4-2-3-1 seperti saat mengalahkan skuad Garuda 1-3 di pertemuan perdana pada Oktober 2019 lalu.
"Dalam pertandingan ini, kami bertekad untuk menang, jadi kami mengubah (formasi) menjadi 3-5-2," kata Park Hang-seo usai pertandingan dikutip dari media Vietnam Bongdaplus, Selasa (8/6/2021).
"Saya juga meminta pemain sayap untuk memberikan umpan ke tengah dan mereka mencoba serta melakukannya dengan baik," tambahnya.
Vietnam memang memiliki keunggulan jelang lawan Indonesia di laga ini. Mereka punya kesempatan mengintip strategi skuad Garuda saat bertanding melawan Thailand pada Kamis, 3 Juni lalu.
Timnas Indonesia sejatinya mampu mengimbangi penampilan Vietnam khususnya di babak pertama hingga memaksa skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Namun, Evan Dimas dan kawan-kawan gagal menampilkan performa yang sama di babak kedua hingga kebobolan empat gol oleh Nguyen Tien Linh (51'), Nguyen Quang Hai (62'), Nguyen Cong Phuong (67'), dan Vu Van Thanh (74').
"Di babak kedua saya mengatakan kepada tim untuk melekukan shooting lebih banyak dari jarak menengah," tambah Park.
Baca Juga: Warganet Gempar! Lambang Garuda 'Dibalik' Saat Timnas Indonesia Dihajar Vietnam
Park mengaku puas bisa kembali mengalahkan Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Hasil itu bikin Vietnam tinggal selangkah lagi untuk lolos ke babak selanjutnya.
Tim berjuluk Golden Star Warriors yang kini memuncaki klasemen Grup G dengan koleksi 14 poin dari enam laga, tinggal membutuhkan satu kemenangan dari dua partai tersisa yakni kontra Vietnam pada 11 Juni dan UEA empat hari berselang.
"Kami sangat senang bisa mengalahkan Indonesia. Tim menunjukkan semangat yang terkonsentrasi di babak kedua," jelas Park.
"Kami memiliki dua pertandingan lagi dan kami harus memenangkan satu. Kami akan mencoba yang terbaik di pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat