Suara.com - Manajer Madura United Rahmad Darmawan mengingatkan wacana Liga 1 2021 percobaan dengan suporter yang sempat muncul perlu dikaji matang agar jangan sampai malah menghambat gelaran kompetisi tersebut.
"Bersyukur, kompetisi ini jalan dulu deh. Soal penonton, butuh kajian komprehensif karena kajiannya harus benar-benar menyeluruh," kata RD, sapaan karibnya, dikutip dari laman resmi klub, Rabu (9/6/2021).
RD berharap tiada hambatan dalam penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021, sebab kompetisi domestik tertinggi Indonesia itu akan bergulir pertama kali di tengah Covid-19.
Dengan adanya wacana kompetisi berlangsung dengan percobaan bisa dihadiri penonton, kata dia, membuka kemungkinan Liga 1 bisa dihentikan kembali jika tidak dipikirkan matang.
Ia tidak ingin kompetisi musim ini mengalami nasib serupa dengan musim 2020 yang sempat berjalan selama tiga pekan, namun dihentikan sementara lantaran wabah COVID-19, dan akhirnya dihentikan total.
"Karena tidak hanya menguji penonton datang, tapi akhirnya yang dikorbankan kompetisi berhenti. Sekarang yang penting main dulu," ujarnya.
Di sisi lain, pelatih yang pernah membesut Tim Nasional Indonesia ini juga menyampaikan perlunya menghormati masyarakat yang berharap tiada peluang penyebaran COVID-19.
"Kami harus hormati, masyarakat yang notabene ingin semuanya aman. Jangan sampai nanti menghambat perlaksanaan kompetisi," sambung RD seperti dimuat Antara.
Sementara itu, penjaga gawang Madura United M Ridho Djazulie menaruh harapan besar agar kompetisi saat ini tidak kembali gagal seperti musim 2020.
Baca Juga: Performa Anjlok di Barcelona, Griezmann Tetap Kartu As Timnas Prancis di Euro 2020
Ridho mengimbau semua elemen bersatu padu demi terselenggaranya kompetisi kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia.
Berita Terkait
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
Keberanian John Herdman Datangi Suporter Garuda yang Kecewa Disanjung Media Asing
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan