Suara.com - Antonio Conte mengatakan bahwa rencananya untuk masa depan Inter Milan tidak berubah sebelum ia memutuskan mundur dari juara Italia itu pada akhir musim dan menegaskan pilihannya tidak akan pernah ditentukan oleh uang.
Pelatih berusia 51 tahun itu mengakhiri kontraknya hanya beberapa hari setelah membawa Inter meraih gelar Serie A pertama mereka dalam 11 tahun pada bulan lalu.
Media Italia mengatakan bahwa perpisahan itu disebabkan karena Conte tidak setuju dengan rencana Inter memangkas sejumlah anggaran karena dampak pandemi virus corona.
Sedangkan presiden Inter, Steven Zhang kemudian menjelaskan bahwa mereka memiliki "ide yang berbeda."
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa proyek saya tidak pernah berubah, tetapi tidak masuk akal untuk membicarakan hal-hal ini sekarang,” kata Conte dalam sebuah wawancara dengan Gazzetta dello Sport yang dikutip Antara dari Reuters pada Kamis (10/6/2021).
"Saya tidak ingin membuat kontroversi atau membicarakan transfer. Saya menghormati presiden Zhang, dan saya berterima kasih padanya karena telah memilih saya."
"Saya mencintai Inter, tim, dan para penggemar, dan saya dengan tulus mendoakan yang terbaik untuk Simone Inzaghi dalam pekerjaan ini. Ia adalah pelatih yang baik, cakap, ambisius dan saya berharap Nerazzurri sukses besar."
Prestasi Conte sendiri sangat baik dengan meraih empat gelar Liga Italia - tiga bersama Juventus dan satu bersama Inter - dan satu Liga Premier Inggris bersama Chelsea.
Ia sejauh ini adalah pelatih dengan bayaran tertinggi di liga Italia musim lalu dengan gaji bersih yang dilaporkan 12 juta euro (sekitar Rp208 miliar) per tahun, tetapi mengatakan bahwa uang tidak pernah menjadi prioritasnya.
Baca Juga: Resmi! Persija Tunjuk Angelo Alessio sebagai Pelatih Baru
"Pasar menetapkan harga. Itu didasarkan pada hasil yang dicapai dan kerja yang dilakukan selama bertahun-tahun," katanya.
"Bila masalah saya atau obsesi saya adalah uang, saya akan tetap di tempat saya berada di masa lalu. Saya akan menerima kompromi dan mungkin mendapatkan perpanjangan kontrak."
"Sebaliknya saya melihat proyek dan saya bersedia untuk tinggal di rumah bila mereka tidak meyakinkan saya. Ini adalah pertanyaan tentang visi, profesionalisme, kejujuran intelektual dan prinsip yang tidak dapat diabaikan."
Berita Terkait
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI