Suara.com - Klub Dewa United mendukung ditundanya turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo 2021, dari yang seharusnya dimulai 20 Juni menjadi 27 Juni lantaran meningginya kasus COVID-19 di Jawa Tengah.
Dalam keterangan tertulis seperti yang dimuat Antara, Rabu (16/6/2021), CEO Dewa United Kevin Hardiman menerima kebijakan tersebut karena diambil demi kebaikan bersama.
"Bicara kasus COVID-19 adalah bicara tentang keselamatan dan kesehatan orang banyak. Jangan sampai kejuaraan yang sifatnya hanya temporer meski penuh gengsi mengorbankan hal tersebut. Keputusan penyelenggara untuk memundurkan jadwal turnamen sudah tepat dan harus diapresiasi," ujar Kevin.
Dengan alasan itu, Kevin pun merasa yakin tidak ada tim yang dirugikan dari penundaan tersebut. Menurut dia, sudah sewajarnya semua pihak termasuk kalangan sepak bola mendukung program pemerintah menangani COVID-19.
Apalagi saat ini, varian baru virus SARS-CoV-2 berkode B1617 yang berasal dari India sudah berkeliaran terutama di Kudus, Jawa Tengah.
"Varian itu lebih cepat menular dari yang awal. Jadi keputusan memundurkan jadwal turnamen sebagai bentuk dukungan kita terhadap upaya negara memerangi virus corona," kata Kevin.
Sementara pelatih Dewa United Kas Hartadi menyebut bahwa penundaan Piala Wali Kota Solo menguntungkan skuadnya karena memiliki waktu lebih lama untuk mempersiapkan diri menjelang Liga 2 Indonesia 2021.
"Jadwal turnamen yang dimundurkan malah bikin kita bisa lebih fokus mematangkan tim secara permainan," tutur Kas.
Dewa United sendiri menargetkan setidak-tidaknya posisi empat besar di Piala Wali Kota Solo 2021.
Baca Juga: Piala Wali Kota Solo Diundur, Ini Respons CEO Bali United
Piala Wali Kota Solo 2021 awalnya akan digelar pada 20-26 Juni. Namun, setelah diundur, turnamen diproyeksikan berlangsung pada 27 Juni-3 Juli.
Kompetisi ini diikuti empat tim Liga 1 dan empat tim Liga 2. Semua pertandingan nantinya berlangsung di Stadion Manahan, Solo.
Klub Liga 1 yang terlibat yaitu Arema FC, Persib, Bhayangkara FC dan Bali United. Sementara Liga 2 diwakili Persis, PSG Pati, Dewa United dan RANS Cilegon FC.
Tag
Berita Terkait
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United
-
Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini