Suara.com - Marko Arnautovic disanksi larangan tampil satu pertandingan untuk tim nasional Austria oleh UEFA karena selebrasi gol yang menghina.
Penyelidikan dilakukan oleh UEFA selepas selebrasi sarat kemarahan yang dilakukan Arnautovic saat mencetak gol dalam pertandingan pembuka Grup C antara Austria vs Makedonia Utara di Arena Nationala, Bucharest, Rumania, Minggu (12/6/2021).
Arnautovic, yang punya darah keturunan Serbia, sehari berselang meminta maaf atas sikapnya itu kepada fan Makedonia Utara, tetapi membantah tuduhan dirinya telah menggunakan bahasa berbau rasisme.
Federasi sepak bola Makedonia Utara, FFM, mengatakan ucapan Arnautovic ditujukan kepada salah satu pemain mereka, bek Ezgjan Alioski, yang punya darah keturunan Albania.
Komisi Banding UEFA pada Rabu (16/6/2021) menyatakan sanksi satu pertandingan untuk Arnautovic didasarkan atas tindakannya "menghina" pemain lain.
Dengan demikian Arnautovic dipastikan absen saat Austria menghadapi Belanda dalam pertandingan lanjutan Grup C di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Jumat (18/6/2021) dini hari WIB.
Sebagai informasi Serbia dan Albania memang punya rekam jejak hubungan yang panas, demikian juga hubungan Serbia dan Makedonia Utara. (Antara)
Berita Terkait
-
Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum
-
Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Sang Maharani: Ketika Rumah Sendiri menjadi Tempat yang Paling Berbahaya
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam