Suara.com - Federasi Sepakbola Denmark (DBU) meminta Badan Sepakbola Eropa UEFA untuk mengubah prosedurnya, setelah gelandang Christian Eriksen kolaps di laga pembuka Grup B Euro 2020 melawan Finlandia akhir pekan lalu, dengan pertandingan dilanjutkan tak selang berapa lama pasca insiden Eriksen itu.
Setelah sempat disetop untuk penanganan medis Eriksen di lapangan, Timnas Denmark ditawari kesempatan untuk memulai kembali pertandingan di Copenhagen tersebut pada malam yang sama (waktu setempat) atau pukul 12.00 tengah hari pada hari berikutnya.
Meski para pemain Denmark terguncang, mereka tetap melanjutkan pertandingan dan kalah 0-1. Namun, pelatih Kasper Hjulmand dan para pemainnya sejak itu mengatakan bahwa mereka lebih suka untuk tidak bermain.
"Itu adalah keputusan yang salah dan benar-benar tidak dapat dipertahankan, bahwa para pemain harus berada di lapangan begitu cepat setelah pengalaman yang mengerikan itu," ucap pemimpin PSSI-nya Denmark, Jesper Moller seperti dimuat Reuters, Rabu (16/6/2021).
"Itu adalah situasi yang tidak boleh dilakukan oleh para pemain dan pelatih, karena itu bukan dan tidak seharusnya menjadi keputusan mereka."
Menurut dokter yang menangani Eriksen, playmaker Inter Milan itu menderita serangan jantung di lapangan dan dibawa ke rumah sakit di mana ia sekarang dalam proses pemulihan.
UEFA telah menerima kritik tajam dari mantan pemain Timnas Denmark, Peter Schmeichel dan Michael Laudrup, dengan nama terakhir mengatakan bahwa pilihan untuk melanjutkan pertandingan pada Sabtu atau Minggu bukanlah pilihan tepat.
"Kami sekarang menginginkan evaluasi dari seluruh proses pengambilan keputusan, sehingga kami bisa mendapatkan semua fakta dan informasi yang relevan di atas meja," kata Moller.
"Kami harus melihat perubahan aturan untuk memastikan bahwa kami tidak pernah berada dalam situasi yang sama lagi. Kami siap memberikan resolusi kepada UEFA," tukasnya.
Baca Juga: Pogba Jadi Pemain Terbaik Prancis, Bruno Fernandes Kirim Warning
Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, UEFA mengatakan bahwa mereka "memperlakukan masalah ini dengan sangat hormat untuk situasi sensitif dan para pemain."
UEFA memutuskan untuk memulai kembali pertandingan hanya setelah kedua tim meminta untuk menyelesaikan pertandingan pada malam yang sama."
Denmark sendiri kini bersiap menghadapi Belgia, salah satu tim favorit juara Euro 2020, dalam pertandingan kedua Grup B mereka di venue yang sama seperti saat lawan Finlandia, yakni di Parken Stadium, Copenhagen, Kamis (17/6/2021) malam pukul 23.00 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
-
Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah
-
Dua Kali Kolaps Tak Takut Ketiga Kali, Christian Eriksen Keukeuh Tetap Ingin Main
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
-
Kondisi Terkini Christian Eriksen usai Pingsan di Laga Denmark vs Ukraina
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026