Suara.com - Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low menegaskan Portugal sudah bertransformasi menjadi tim yang lebih kolektif. Mereka disebutnya tak lagi menganut pakem Cristiano Ronaldo-sentris.
Pada edisi Euro 2020, Timnas Portugal memang kebanjiran para pemain kelas wahid dalam skuadnya. Selain Ronaldo, ada Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Diogo Jota, Andre Silva, hingga Joao Felix.
Jelang duel Portugal vs Jerman di matchday kedua Grup F Euro 2020, Low menegaskan timnya harus tampil waspada.
Portugal yang lebih kolektif jadi ujian tersendiri bagi Der Panzer --julukan Timnas Jerman-- yang nasibnya tengah di ujung tanduk.
"Portugal bukan hanya Ronaldo seorang. Ada empat atau lima penyerang kelas dunia di sana," beber Low yang akan meninggalkan kursi pelatih Timnas Jerman setelah berakhirnya Euro 2020, dikutip dari laman DFB, Sabtu (19/6/2021).
Lebih jauh, Low menyebut Portugal saat ini bahkan lebih baik ketimbang Prancis dalam hal penguasaan bola. Lini pertahanan tim berjuluk Selecao Das Quinas juga dianggapnya tangguh dalam duel udara.
"Portugal tidak banyak berubah secara tim sejak Euro 2016. Mereka kuat dalam pertempuran udara saat bertahan dan menyerang," beber Low.
"Dalam hal penguasaan bola mereka mungkin lebih baik dari Prancis. Banyak dari pemain mereka hampir tidak bisa lepas dari bola," ucapnya.
Duel Portugal vs Jerman akan berlangsung di Allianz Arena, Munchen, pada Sabtu (19/6/2021) pukul 23.00 WIB.
Baca Juga: Spanyol vs Polandia: Isolasi Mandiri Tuntas, Sergio Busquets Siap Main
Pertandingan ini bisa dianggap sebagai laga hidup mamti bagi Timnas Jerman yang untuk sementara masih terdampar di peringkat ketiga Grup F dengan nol poin setelah dikalahkan Prancis 0-1 dalam matchday pertama pada 16 Juni lalu.
Kemenangan akan menambah kans Jerman untuk melaju ke babak 16 besar, sementara hasil sebaliknya hampir dipastikan bakal membuat Jerman tersingkir lebih cepat dari panggung kompetisi sepakbola terakbar Benua Biru.
Tag
Berita Terkait
-
Ditahan Imbang Skotlandia, Inggris Tunda Lolos ke 16 Besar Euro 2020
-
Ivan Perisic Selamatkan Kroasia dari Kekalahan
-
Spanyol Wajib Hati-hati, Polandia Siap Adu Kuat Penguasaan Bola
-
Buntu Lawan Skotlandia, Pemain Inggris Mending Ngaca Deh!
-
Prediksi Hungaria Vs Prancis, Euro 2020 19 Juni: Catatan Pertemuan, Peluang dan Skor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
-
Misi Mustahil atau Keajaiban Anfield? Liverpool Tantang PSG Dinihari Nanti
-
Serangan Mencekam! Bus Berekum Chelsea Dihujani Tembakan, Frimpong Meregang Nyawa
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda