Suara.com - Skuad Bali United disambut kabar penundaan turnamen pramusim Piala Wali Kota Solo setibanya di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Surakarta, Senin (28/6/2021).
Asisten pelatih Bali United, Antonio Claudio mengungkapkan perihal situasi yang terjadi dalam skuad Bali United yang telah tiba di Solo tersebut.
"Sangat disayangkan karena kami tim Bali United sudah tiba di Solo hari ini. Berita ini kami dapatkan di saat kami sudah mempersiapkan latihan di Bali untuk menyambut turnamen ini," katanya seperti dimuat Antara.
Coach Toyo--sapaan Antonio-- yang memegang tim sementara selama pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra Teco berada di Brasil itu mengatakan apabila situasi kurang baik harus dirasakan kembali pelaku sepakbola di Indonesia.
"Kami sudah menjalankan protokol kesehatan setiap kali kami berlatih dan nyatanya kembali mengalami penundaan ini," katanya.
Menurut dia, tim pelatih akan berkumpul kembali untuk membahas program ke depan bagi tim, sembari menunggu kabar turnamen tersebut lebih lanjut.
"Kami akan menunggu kabar ini lebih lanjut hingga besok hari, semisal tidak ada perubahan kami akan kembali ke Bali dan mulai persiapan diri menyambut kompetisi lainnya," jelasnya.
Bersama jajaran tim pelatih Serdadu Tridatu, Coach Toyo akan mempersiapkan tim menyambut Piala AFC dan Liga 1 tahun ini dengan harapan kedua kompetisi besar tersebut terlaksana dengan jangka waktu yang sesuai.
"Kami tim pelatih terus melakukan persiapan dan berharap Piala AFC dan Liga 1 tetap dilaksanakan dengan catatan dari kami untuk terus menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.
Baca Juga: Hancurkan Kroasia 5-3, Spanyol Melenggang ke Perempatfinal Euro 2020
Sementara itu, penyerang Bali United Ilija Spasojevic juga merasakan kekecewaannya sebagai seorang pemain yang kembali merasakan pahitnya pelaksanaan sepak bola yang gagal dilaksanakan.
Pengalaman ini pernah terjadi saat penundaan Liga 1 2020 tahun lalu, kemudian kejelasan Piala AFC yang masih samar dan penundaan Piala Walikota Solo saat ini.
Pemain yang akrab disapa Spaso itu berharap penundaan Piala Wali Kota Solo tidak berdampak pada dua kompetisi resmi lainnya yang dijalankan Serdadu Tridatu, yakni Piala AFC dan Liga 1 2021.
"Saya hanya ingin agar kami para pemain ini bisa kembali bekerja dan menjalankan latihan dengan arah tujuan sebuah kompetisi dengan protokol kesehatan ketatnya," harapnya.
Gelaran Piala Wali Kota Solo yang dijadwalkan mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2021 itu kembali ditunda seiring masih tingginya kasus COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah.
Sebelumnya, turnamen Piala Wali Kota juga ditunda dari jadwal awal 27 Juni-3 Juli 2021 akibat lonjakan kasus COVID-19.
Delapan tim dijadwalkan berlaga pada turnamen Piala Wali Kota Solo 2021, terdiri atas empat tim Liga 1, yakni Bali United, Persib Bandung, Bhayangkara FC Solo, dan Arema FC, kemudian empat tim dari Liga 2, yakni Persis Solo, Rans Cilegon FC, PSG Pati, dan Sriwijaya FC yang menggantikan posisi Dewa United.
[Antara]
Berita Terkait
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Persib Tambah Koleksi Trofi Usai Pecundangi Bali United Igor Tolic Belum Puas
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gerak Cepat di Tengah Bencana, InJourney Group Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak di NTT
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian
-
Rahasia Rumus Volume dan Luas Permukaan Kubus: Sifat Unik dan Contoh Soal Praktis
-
Gen Z dan FOMO Nonton Konser: Bukan Cuma Hiburan, Tapi Membeli Pengalaman
-
Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi
-
Breasts and Eggs: Perempuan yang Melawan Standar Tubuh dan Norma Sosial
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
Mengenal Nonchalant Core: Tren Bersikap 'Bodo Amat' ala Gen Z, Sehatkah Secara Mental?
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta