Suara.com - Kiper timnas Italia Gianluigi Donnarumma dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Euro 2020 seusai kontribusi pentingnya jadi pahlawan dalam adu penalti di partai final melawan Inggris di Wembley, London, Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Jajaran peninjau teknis dalam laman resmi UEFA, telah memilih Donnarumma, yang menjadi kiper pertama yang pernah memenangi penghargaan individual tersebut sejak mulai dianugerahkan pada Euro 1996.
Donnarumma selalu tampil dalam tujuh pertandingan Italia di Euro 2020 dengan total menit bermain 719 menit, jauh lebih banyak dari semua peserta ajang itu.
Satu-satunya momen Donnarumma tak berada di bawah mistar gawang Italia terjadi pada menit-menit akhir pertandingan terakhir penyisihan Grup A melawan Wales, ketika Roberto Mancini memberi kesempatan Salvatore Sirigu tampil.
Solidnya pertahanan Italia memang turut membantu Donarrumma tak punya begitu banyak pekerjaan di Euro 2020, tetapi ketika dihadapkan pada 13 percobaan tembakan tepat sasaran dari lawan, kiper berusia 22 tahun itu mampu mengamankan sembilan di antaranya.
Peran penting Donnarumma begitu terlihat ketika Italia harus menjalani adu penalti dua kali di Euro 2020, yang terjadi di dua laga pemungkas.
Dalam semifinal melawan Spanyol, Donnarumma mementahkan eksekusi penalti Alvaro Morata demi membuka jalan bagi Jorginho menyarangkan penalti kemenangan Italia menuju final.
Lantas di final, dua dari tiga eksekutor penalti Inggris yang gagal yakni Jadon Sancho dan Bukayo Saka berhasil dimentahkan oleh Donnarumma.
Ketika Donnarumma mementahkan eksekusi penalti Saka, kiper yang kini berstatus tanpa klub itu berjalan tenang tanpa melakukan selebrasi berlebihan, seolah yang dilakukannya tak lebih dari kewajiban yang ia tunaikan dengan baik.
Baca Juga: Leonardo Bonucci Jadi Star of the Match Final Euro 2020
Italia juara Euro 2020, Donnarumma menyabet penghargaan Pemain Terbaik.
Berikut daftar Pemain Terbaik Euro yang mulai dianugerahkan sejak edisi 1996:
2020 - Gianluigi Donnarumma (Italia)
2016 - Antoine Griezmann (Prancis)
2012 - Andres Iniesta (Spanyol)
2008 - Xavi Hernandez (Spanyol)
2004 - Theodoros Zagorakis (Yunani)
2000 - Zinedine Zidane (Prancis)
1996 - Matthias Sammer (Jerman)
(Antara)
Berita Terkait
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Christian Eriksen Pensiun? Insiden Tak Sadarkan Diri Picu Memori Pahit Euro 2020
-
Rafael Benitez Tertarik Latih Timnas Italia, Sudah Pelajari Bahasanya
-
Tak Seperti Rumor, Antonio Conte Tak Masuk Radar AC Milan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Erick Thohir Respons Vietnam Tambah Naturalisasi Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Aksi Fans Timnas Jepang Bersih-bersih Stadion Dihujani Kritik, Kenapa?
-
PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia
-
Lionel Scaloni Dihadapkan Dilema Pemilihan Striker Jelang Argentina vs Austria
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026