- Paolo Zampolli mengusulkan agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026 kepada Presiden Trump dan FIFA.
- Pejabat tinggi Italia menolak keras usulan tersebut karena dianggap tidak pantas serta melanggar prinsip kualifikasi lapangan.
- Pemerintah Iran tetap berkomitmen mengikuti Piala Dunia 2026 sesuai jadwal pertandingan yang telah ditetapkan oleh pihak FIFA.
Suara.com - Sejumlah pejabat tinggi Italia menolak usulan dari Paolo Zampolli yang menginginkan Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.
Status Iran memang sempat menjadi sorotan di tengah konflik dengan Amerika Serikat. Dalam situasi tersebut, Zampolli mengaku telah menyampaikan ide tersebut kepada Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
"Saya mengonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya lahir di Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar, mereka memiliki rekam jejak yang layak untuk dibenarkan masuk," kata Zampolli kepada Financial Times.
Namun, harapan tersebut langsung ditolak oleh berbagai pihak di Italia. Timnas Italia sendiri gagal lolos ke Piala Dunia setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada playoff kualifikasi Eropa, Senin (31/3/2026), sehingga absen untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menegaskan bahwa wacana tersebut tidak masuk akal.
"Potensi Italia untuk kembali lolos ke Piala Dunia 2026, yang kabarnya diusulkan oleh utusan Presiden AS Donald Trump, Paolo Zampolli, kepada FIFA, pertama tidak mungkin, dan kedua tidak pantas. Saya tidak tahu mana yang lebih dulu," kata Abodi kepada Sky News.
"Kualifikasi ditentukan di lapangan," imbuhnya.
Nada serupa juga disampaikan Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI), Luciano Buonfiglio.
"Pertama-tama, saya tidak berpikir itu mungkin. Kedua, saya akan merasa tersinggung. Untuk tampil di Piala Dunia, Anda harus meraihnya," ujar Buonfiglio.
Baca Juga: AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
Sementara itu, Menteri Ekonomi Italia, Giancarlo Giorgetti, bahkan menyebut ide tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan”.
Di sisi lain, peluang pergantian peserta baru bisa terjadi jika Iran mengundurkan diri dari turnamen. Namun, pemerintah Iran memastikan kesiapan mereka untuk tetap tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Iran menjadi salah satu tim yang lebih dulu memastikan tiket ke turnamen tersebut dan dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni, Belgia pada 21 Juni, serta Mesir pada 26 Juni.
Sesuai regulasi FIFA, jika ada peserta yang mundur atau dikeluarkan, maka FIFA memiliki kewenangan penuh untuk menentukan penggantinya.
"Jika ada Asosiasi Anggota Peserta yang mengundurkan diri dan/atau dikeluarkan dari Piala Dunia FIFA 2026, FIFA akan memutuskan hal tersebut atas kebijakannya sendiri dan mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu," tuturnya menambahkan.
Berita Terkait
-
AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
-
Dianggap Pengkhianat Bangsa, Anak Raja Iran Reza Pahlavi Dilempari Cairan Merah
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran
-
AS Sebar Informasi Wajah Mojtaba Khamenei Terbakar hingga Sulit Bicara, Benarkah?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027