- Ketua BTN Sumardji memastikan satu negara Asia telah memberikan respons positif untuk melawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026.
- Pernyataan ini sekaligus menepis rumor liar yang menyebutkan Skuad Garuda akan menggelar laga uji coba melawan raksasa Eropa, Timnas Italia.
- Kriteria utama calon lawan yang sedang diburu oleh BTN adalah tim-tim nasional kompetitif yang juga gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Suara.com - Teka-teki mengenai siapa calon lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Matchday Juni 2026 perlahan mulai menemui titik terang.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan bahwa lawan tanding Skuad Garuda kemungkinan besar berasal dari kawasan Asia.
Fakta terbaru ini sekaligus mementahkan rumor liar di media sosial yang sebelumnya santer mengaitkan pasukan Merah Putih dengan raksasa benua Eropa, Italia.
Saat ini, pihak BTN tengah bergerak sangat aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah negara demi mendongkrak kualitas tim asuhan John Herdman.
"Kami sedang komunikasi dengan beberapa negara," kata Sumardji saat dihubungi oleh awak media.
Dari sekian banyak penjajakan yang dilakukan secara maraton, satu negara dikabarkan sudah memberikan lampu hijau untuk bertanding.
"Satu negara Asia yang sudah komunikasi positif," jelas Sumardji.
Kriteria Khusus Calon Lawan Skuad Garuda
Konfirmasi dari petinggi federasi ini secara otomatis membantah isu laga uji coba prestisius melawan Timnas Italia yang sempat viral.
Baca Juga: Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
Isu tersebut awalnya mencuat lantaran skuad Gli Azzurri baru saja dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Namun, pendekatan yang jauh lebih realistis tetap menjadi prioritas utama BTN dalam memilih lawan tanding yang kompetitif.
Pihak penyelenggara secara spesifik memang menargetkan tim-tim yang senasib dengan Indonesia alias tidak lolos ke Piala Dunia 2026.
"Kami sedang mencari (tim) yang kemarin tidak lolos ke Piala Dunia," pungkasnya.
Menanti Pengumuman Resmi PSSI
Meskipun komunikasi dengan satu negara Asia telah berjalan ke arah yang sangat positif, publik sepak bola Tanah Air masih harus bersabar.
Berita Terkait
-
Aksi Pemain Abroad Timnas Indonesia di Luar Negeri: Kevin Diks Cedera, Maarten Paes Gahar
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga