Suara.com - Otavio Dutra ternyata tidak hanya bertugas pemain di Persija Jakarta. Bek naturalisasi berdarah Brasil itu ternyata punya tugas lain yaitu penerjemah.
Tugas Dutra itu dilakukan untuk membantu rekan-rekan setim lainnya yang kurang paham bahasa Inggris dari Pelatih Angelo Alessio.
“Di Persija, saya itu tidak cuma pemain, tapi juga penerjemah,” kata Dutra dalam keterangan resmi klub, Jumat (23/7/2021).
Seperti diketahui, sebagai pemain yang lahir di Brasil, Dutra sudah mahir berbahasa Indonesia. Bahkan, ia telah menguasainya sejak 2010.
Dutra pun menceritakan salah satu pengalamannya menjadi penyambung lidah Pelatih Angelo Alessio. Ketika itu, juru racik asal Italia itu meminta para pemain tidak melambungkan bola saat mengumpan, misalnya, Dutra membantu Angelo dengan memberitahukan istilah ‘bola bawah’.
Tak cuma Angelo, Dutra pun kerap membantu pemain lain seperti Marko Simic, Marco Motta, atau Yann Motta. Ketiganya memang belum terlalu lancar berbahasa Indonesia, terutama Yann Motta.
"Saya senang membantu mereka karena menurut saya, Tuhan akan membuka jalan untuk saya dan keluarga kalau membantu orang lain," terang Dutra.
"Bukan balasan terkait uang dan materi, tapi bisa lewat kesehatan saya dan keluarga," tambah mantan pemain Bhayangkara FC tersebut.
Perihal keinginan besar bisa berbahasa Indonesia, Dutra pun terkenang momen awal belajar bahasa. Sesuatu yang dinilainya sebagai kejadian kocak dan tidak terlupakan.
Baca Juga: Rahmad Darmawan: Zulfiandi Prioritas untuk Isi Lini Tengah Madura United
"Saya waktu itu ingin bisa berbahasa Indonesia. Saya sampai mimpi berbicara dalam bahasa Indonesia,” pungkas Dutra.
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
United for Jakarta, Misi Besar Bank Jakarta Bawa Persija Angkat Trofi di HUT ke-500
-
Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo