Suara.com - Publik tak banyak yang mengetahui bahwa bintang muda Prancis dan Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, memiliki kakak. Saudara Mbappe itu bernama Jires Kembo Ekoko.
Ekoko lahir pada Januari 1988, terpaut 10 tahun dengan Mbappe. Namanya memang asing terdengar karena kariernya sebagai pesepak bola tak secemerlang Mbappe.
Meski berstatus sebagai kakak, keduanya tak memiliki wajah yang mirip karena Ekoko bukan kakak kandung Mbappe. Ia diadopsi oleh orang tua Mbappe sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Kembo Ekoko yang besar di Kongo Afrika, dikirim oleh ibu kandungnya ke Prancis untuk mendapatkan pendidikan lebih baik. Di Prancis, Ekoko dititipkan kepada keluarga Mbappe dan sejak saat itu diangkat menjadi angkat.
Keluarga Mbappe sendiri merupakan keluarga atlet. Ayahnya, Wilfried, adalah seorang pelatih sepak bola yang lahir di Kamerun. Sementara ibunya, Fayza Lamari, adalah mantan atlet bola tangan berdarah Aljazair.
Ekoko kebetulan menyukai sepak bola dan mulai bermain di jalanan, kemudian ayah Mbappe mulai melatihnya bersama dengan Mbappe. Ekoko akhirnya bergabung dengan tim junior AS Bondy pada 1997 ketika usianya 9 tahun.
Setelah empat tahun berlatih di sana, Ekoko kemudian pindah ke tim junior ke Clairefontaine. Berlatih selama 3 tahun di sana, Ekoko pindah ke Rennes pada 2004.
Ekoko memulai kariernya di Rennes di tim junior, dia menunjukkan penampilan apik sehingga sempat dijuluki 'Kembinho' oleh rekan-rekan timnya. Pada 2006, Ekoko kemudian masuk ke tim utama Rennes.
Perjalanan karier Ekoko di Rennes tak berjalan dengan mulus. Dia jarang mendapatkan tempat di tim utama, namun ketika tim-tim lain mengajukan penawaran untuknya ditolak oleh Rennes.
Baca Juga: Mengenal Suporter Legendaris Timnas Prancis dan Ayam Kesayangannya
Setelah 6 musim bertahan di Rennes, Ekoko akhirnya hengkang dari klub yang bermarkas di Roazhon Park tersebut. Transfermarkt mencatat bahwa Kembo Ekoko tampil 141 kali bersama Rennes di semua ajang dengan menorehkan 22 gol dan 10 assist.
Ekoko lantas meninggalkan tanah Eropa untuk bergabung bersama tim asal Uni Emirates Arab, Al Ain FC. Pada musim perdananya di sana, Ekoko sukses memberikan gelar UAE Pro League buat Al Ain.
Namun, Ekoko kembali tak mendapat banyak kesempatan hingga akhirnya dipinjamkan ke tim Qatar, El-Jaish. Kembo Ekoko kemudian pindah ke Al-Nasr sebelumnya akhirnya pergi ke Turki untuk bergabung bersama Bursaspor pada 2017.
Karier Ekoko di Bursaspor cuma berjalan dua tahun dengan mencetak 4 gol dan 3 assist dari 27 laga. Kembo Ekoko sang kakak angkat Mbappe itu akhirnya memutuskan pensiun pada 2019.
Selain di level klub, Ekoko juga sempat dipanggil untuk memperkuat tim nasional kelompuk umur Prancis. DI Timnas Prancis U-20 dia tampil 3 kali dan bermain 13 kali di Timnas Prancis U-21.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol
-
Murka Deschamps Kritik Penunjukan Wasit Usai Prancis Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi