Suara.com - Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengaku pihaknya sudah mendengar klarifikasi Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang belakangan dikaitkan dengan isu menjadi komentator cabang olahraga (cabor) sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 khususnya ketika Korea Selatan bertanding.
Diberitakan sebelumnya, menjadi komentator Olimpiade Tokyo disebut-sebut menjadi halangan bagi Shin Tae-yong untuk datang ke Indonesia sesuai jadwal.
Shin Tae-yong telah memberikan klarifikasi kepada PSSI terkait isu tersebut. Ia membantah menjadi komentator, melainkan hanya melakukan analisis dalam sebuah tulisan di salah satu media Korsel.
"Penjelasan dari Shin Tae-yong kepada PSSI, dia tidak bertindak sebagai komentator di Olimpiade," kata Yunus Nusi saat dihubungi awak media.
"Itu salah satu media di Korea saja yang yang memasukan namanya menjadi komentator."
Shin Tae-yong dijadwalkan bertolak ke Indonesia pada 9 Agustus 2021. Saat ini, ia masih menunggu jadwal suntik vaksin Covid-19 dosis kedua di negaranya.
Sementara itu, Timnas Indonesia dijadwalkan mulai melakukan training camp (TC) pada 1 Agustus 2021. Kemungkinan, TC akan dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto selama Shin Tae-yong belum hadir.
Namun, belum diketahui di mana pemusatan latihan Timnas Indonesia akan digelar. Begitu juga pemain-pemain yang dipanggil ikut dalam TC belum dirilis oleh PSSI.
TC digelar sebagai persiapan menghadapi babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan. Pertandingan melawan Taiwan akan berlangsung dua leg pada 7 September dan 12 Oktober 2021.
Baca Juga: Inginkan Kurt Zouma, West Ham Kontak Chelsea
Berita Terkait
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman