Suara.com - Secara tidak langsung kapten Lille, Jose Fonte memprotes keras langkah Paris Saint-Germain menggaet Lionel Messi. Ia pun menyindir bahwa hukum Financial Fair Play tak berlaku buat PSG.
Menjadi kapten klub juara bertahan Ligue 1, Jose Fonte patut waspada terhadap persiapan tim lawan untuk musim baru 2021-2021 termasuk Paris Saint-Germain.
Paris Saint-Germain baru saja menyelesaikan perekrutan Lionel Messi secara gratis usai kontrak sang pemain di Barcelona habis dan gagal diperbaharui.
Jose Fonte menyambut dengan antusias kedatangan Lionel Messi di Liga Perancis, tentu akan membawa atmosfer berbeda dalam kaitannya perhatian penonton.
PSG memiliki para pemain dunia pada kelas yang berbeda, kedatangan Messi melengkapi trio lini serang yang lebih dulu diisi Neymar dan Mbappe.
Namun, langkah yang diambil PSG dinilai tidak adil dan dianggap hukum Financial Fair Play (FFP) tidak berlaku untuk mereka.
Fonte mempertanyakan bagaimana transfer Messi ke PSG bisa terjadi di tengah semua klub mencoba untuk mentaati aturan FFP tersebut.
"Bayangkan jika kami bermain clean sheet melawan mereka (Messi, Neymar, Mbappe). Itu hanya menjadi penghargaan untuk kami bahkan jika kami melakukannya," ucap Fonte, dilansir dari Talksport.
"Trio serang yang luar biasa, apakah mereka akan bermain bertahan? saya tidak tahu. Persaingan gelar liga tahun ini akan lebih menarik.''
Baca Juga: Messi Sah Jadi Milik PSG, Ini Detail Kontrak dan Alasan Pakai Nomor Punggung 30
"Saya ingin menyentuh aspek lain. Saya hanya ingin memahami Financial Fair Play di Perancis. Setiap klub membatasi pengeluaran mereka.''
"Mereka tidak bisa membeli banyak pemain, mereka tidak bisa mendapatkan pemain dengan gaji besar. Namun PSG datang seolah hukum tak berlaku untuk mereka," imbuhnya.
Bagi Fonte, langkah PSG merekrut para pemain bintang untuk berlaga di Liga Perancis sangat tidak adil untuk klub lainnya.
Terutama klub dengan anggaran yang minim, bahkan setiap tahunnya dipaksa untuk mengurangi gaji pemain karena pandemi Covid-19.
Fonte pun tak menampik jika ia merasa frustrasi dengan langkah PSG yang memboyong para pemain hebat dengan gaji besar.
Seperti yang diketahui bersama, sebelum Messi merapat ke PSG, beberapa pemain bermental juara terlebih dulu bergabung.
Di antaranya seperti Sergio Ramos, Giorginio Wijnaldum hingga Gianluigi Donnarumma merapat ke Parc des Princes.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Kejutan Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Vozinha Gusur Unai Simon, Spanyol dan Prancis Dominan
-
Bocor! Video Ruang Ganti Argentina Sebelum Dihajar Spanyol, Pesan Messi Diabaikan Rekan-rekannya
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi