Suara.com - Lionel Messi telah resmi diperkenalkan sebagai penggawa anyar Paris Saint-Germain (PSG) pada 10 Agustus 2021 waktu setempat.
PSG meresmikan Lionel Messi melalui sebuah video berdurasi pendek sesaat setelah pemain berusia 34 tahun tersebut mendarat di Bandara Bourget, Paris.
Setelah menjalani tes medis setibanya di Paris, Messi pun berangkat ke rumah barunya, yakni Stadion Parc des Princes untuk perkenalan serta menandatangani kontraknya.
“Saya tak sabar menjalani babak baru dalam karier saya di Paris. Klub (PSG) dan ambisinya adalah sebuah harmoni yang sempurna dengan ambisi saya,” tutur Messi dikutip dari laman resmi klub.
“Saya tahu betapa bertalentanya para pemain dan staf di sini. Saya bertekad membangun, bersama mereka, sesuatu yang hebat untuk klub dan fans,” pungkas Lionel Messi.
Selaras dengan Messi, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi pun tak mampu menutupi kegembiraan bahwa timnya bisa merekrut peraih enam gelar Ballon d’Or tersebut.
“Saya senang bahwa Lionel Messi memilih bergabung Paris Saint-Germain dan kami bangga bisa menyambutnya di Paris, beserta keluarganya. Dia (Messi) tak menyembunyikan keinginannya untuk terus bermain di level tertinggi dan memenangi trofi,” ucap Nasser Al-Khelaifi.
Dalam laman resmi klub, diketahui Messi diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun di mana terdapat opsi perpanjangan kontrak satu tahun.
Perekrutan Messi sendiri tak sepenuhnya gratis. Dikutip dari laman Evening Standard, perekrutannya memakan mahar 25 juta euro (Rp 421 miliar) yang ia kantongi saat menandatangani kontrak bersama PSG.
Baca Juga: Lionel Messi dan Hasrat Besar PSG Rengkuh Trofi Liga Champions Pertama
Sedangkan secara gaji, Lionel Messi akan mendapat bayaran sebesar 35 juta euro (Rp 590 miliar) per musim atau 729 ribu euro (Rp 12,2 miliar) per pekannya yang membuatnya menjadi pemain dengan bayaran termahal di Paris Saint-Germain.
Nomor Punggung
Sebelum diresmikan PSG, Messi santer diberitakan akan mengenakan nomor punggung 19. Selain itu, ada pula kabar yang menyebutkan Neymar mengizinkan nomor punggung 10 nya dipakai oleh pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Namun, nyatanya Messi memilih nomor punggung 30 di PSG nanti. Lantas, mengapa ia memilih nomor punggung tersebut?
Usut punya usut, nomor punggung 30 sudah tak asing bagi Messi sendiri. Dilansir dari Diario AS, nomor 30 merupakan nomor punggung pertama La Pulga di Barcelona.
Lionel Messi mengenakan nomor punggung 30 saat menembus skuat utama Barcelona di musim 2004/05. Baru menggantinya ke nomor 19 pada musim 2006/07 sebelum memakai nomor 10 di musim 2008/09 setelah Ronaldinho hengkang.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Cristiano Ronaldo Jadi Pemilik Almeria, Lionel Messi Lebih Dulu Beli Saham Klub Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras