Suara.com - Stadion menjadi rumah bagi sebuah klub sepak bola atau klub olahraga lainnya. Selain sebagai rumah, kehadiran stadion juga menjadi sebuah identitas.
Karena fungsinya sebagai rumah dan identitas sebuah klub, tak ayal stadion yang telah berusia hingga ratusan tahun tetap digunakan hingga saat ini.
Dewasa ini, perkembangan teknologi yang maju membuat beberapa klub sepak bola merenovasi stadionnya agar menjadi lebih modern dan lebih masa kini. Sehingga, renovasi ini turut mengubah bentuk dan nama dari stadion tersebut.
Meski demikian, beberapa stadion tetap mempertahankan bentuk dan nama aslinya sejak berdiri dengan menambahkan beberapa tambahan agar tetap layak untuk digunakan menggelar pertandingan.
Karena ada penambahan inilah, beberapa stadion yang telah dibangun satu abad lalu masih kokoh berdiri dan digunakan untuk bertanding.
Berikut daftar 10 stadion tertua di dunia yang masih berdiri dan sebagian masih dipakai untuk menggelar pertandingan.
1. Stadion Hillsborough (1899)
Menyebut nama Hillsborough, tentu para pecinta sepak bola akan terkenang tragedi tragis yang menimpa pendukung Liverpool pada 1989 silam.
Hillsborough sendiri dibuka pada 1899 silam dan menjadi markas dari tim Sheffield Wednesday.
Baca Juga: Apa Kesamaan antara Awak Kabin Emirates, Tom Cruise, dan Putra Mahkota Dubai?
Stadion ini memiliki kapasitas 39 ribu penonton dan sempat menjadi tempat menyelenggarakan pertandingan Piala Dunia 1966 di Inggris.
2. Parc des Princes (1897)
Beralih dari Britania Raya, ada Parc des Princes di kota Paris, Prancis yang masuk ke dalam daftar stadion tertua di dunia.
Parc des Princes diresmikan pada 1897 dan di awal berdirinya digunakan sebagai arena untuk beragam turnamen di olahraga.
Dalam perjalanannya, Parc des Princes sempat direnovasi dan didesain ulang. Sejak 1973, stadion ini pun menjadi markas dari Paris Saint-Germain dengan kapasitas 49 ribu penonton.
3. Villa Park (1897)
Berita Terkait
-
Dari Stadion ke Timeline: Cara Gen Z Menikmati Piala Dunia di Second Screen
-
Gol Ketiga Kolombia Jadi Petaka: Belasan Suporter Terjun Bebas dari Tribun Stadion
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Aksi Fans Timnas Jepang Bersih-bersih Stadion Dihujani Kritik, Kenapa?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey