Suara.com - Legiun asing Persebaya Surabaya asal Brasil, Bruno Moreira baru dua bulan gabung klub setelah meninggalkan tim Ekuador, Envigado dengan status free transfer. Gelandang serang berusia 22 tahun itu pun punya cara tersendiri untuk segera bisa beradaptasi dengan sepakbola Indonesia.
Bruno mengakui jika sebelumnya dirinya memang hanya tahu sedikit tentang sepakbola Indonesia. Namun jelang bergulirnya Liga 1 2021-2022, ia kini banyak menonton video pertandingan, baik itu pertandingan di Liga 1 musim lalu --sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi COVID-19-- maupun pertandingan di turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu.
Bruno mengaku getol mempelajari gaya permainan tim-tim di Indonesia.
"Sekarang setelah saya datang ke sini, saya mulai menonton beberapa video pertandingan untuk mengetahui sedikit tentang gaya permainan klub-klub. Ini jadi salah satu usaha saya untuk bisa cepat beradaptasi dengan sepakbola Indonesia," tutur Bruno seperti dimuat BeritaJatim --jaringan Suara.com.
"Kami sendiri di Persebaya bekerja keras setiap hari, untuk mencapai kompetisi dengan baik dan berjuang untuk gelar. Ini adalah tujuan kami," sesumbar pemain jebolan Santos yang pernah memperkuat klub Korea Selatan, Ansan Greeners itu.
Lebih lanjut, meski kondisi di tengah pandemi seperti ini, Bruno setuju liga tetap bergulir dengan penetapan protokol kesehatan yang ketat.
“Kita semua tahu bahwa ini adalah situasi yang rumit, tetapi saya yakin kita siap untuk dapat kembali beraktivitas dengan aman dan mengikuti semua protokol kesehatan agar semuanya berjalan dengan baik. Semoga kita akan segera keluar dari situasi ini," tukas sang playmaker.
Musim baru Liga 1 sendiri sudah dipastikan akan start pada 27 Agustus nanti.
Baca Juga: Mourinho Optimis dengan Daya Ledak AS Roma meski Tanpa Dzeko
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan