Suara.com - Klub Liga 2 milik Raffi Ahmad, Rans Cilegon FC, saat ini tengah melakoni pemusatan latihan dan akan beruji coba di Turki. Tim Liga 2 beruji coba di Eropa, tentunya menjadi sebuah kejutan mengingat selama ini klub Indonesia biasanya melakukan uji coba dengan tim lokal.
Ternyata, Rans Cilegon FC bukanlah klub Liga 2 pertama yang beruji coba di Benua Biru. Tercatat ada sejumlah klub kasta kedua Indonesia yang melakoni tur Eropa untuk beruji coba.
Tur ke Eropa untuk melakoni laga uji coba bukanlah hal biasa bagi klub-klub Indonesia. Selain karena persoalan akomodasi yang akan menelan banyak biaya, juga dikarenakan perlunya koneksi untuk beruji tanding melawan tim di benua biru.
Malah kebanyakan, tim-tim Eropa yang berkunjung ke Indonesia dan beruji coba dengan tim Tanah Air seperti Hamburg SV, Ajax Amsterdam dan juga Arsenal.
Meski banyak rintangan yang dihadapi, nyatanya ada saja beberapa klub Indonesia yang mencicipi tur Eropa.
Hebatnya lagi, tim-tim tersebut bukanlah tim berstatus tim penghuni kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Liga 1, melainkan tim yang berasal dari kasta kedua atau Liga 2.
Berikut daftar klub kasta kedua Indonesia yang pernah beruji coba di Eropa.
1. Rans Cilegon FC
Sepak bola Indonesia sempat dibuat gempar dengan kabar bahwa Rans Cilegon FC akan beruji tanding di Eropa, tepatnya di Turki.
Baca Juga: Real Madrid Imbang Lawan Levante, Carlo Ancelotti Siap Tingkatkan Pertahanan
Kabar ini pun dikonfirmasi oleh Rans Cilegon FC pada 16 Agustus 2021 lalu. Disebutkan bahwa tim milik Raffi Ahmad ini diundang beruji tanding.
Rans Cilegon FC bertolak ke Turki untuk memenuhi undangan dari Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA) yang dibawahi Kementerian Pariwisata Turki.
Rans Cilegon FC sendiri akan menjalani pemusatan latihan di Turki dan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan melawan Fenerbahce U-19 dan Konyaspor.
2. Mitra Kukar
Pada 2013 silam, Indonesia juga digemparkan dengan kabar Mitra Kukar beruji tanding di Spanyol dengan membawa nama Indonesia XI.
Klub asal Kutai Kartanegara itu beruji tanding melawan tim-tim terkenal seperti Barcelona, Atletico Madrid, Valencia, Villarreal, Espanyol dan Barcelona B.
Tag
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana