Suara.com - Setelah langkahnya di Euro 2020 terhenti di babak semifinal, Timnas Spanyol akan kembali melanjutkan kiprah mereka di panggung internasional. Laga tandang yang berat menghadapi Swedia sudah menanti tim asuhan Luis Enrique.
Spanyol akan bertandang ke markas Swedia di Friends Arena, Stockholm dalam laga matchday 4 Grup B kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Jumat (3/9/2021) dini hari pukul 01:45 WIB.
Spanyol saat ini memuncaki klasemen Grup B dengan 7 poin dari tiga pertandingan. Namun, Swedia mengekor di peringkat kedua dengan 6 poin, dan Victor Lindelof dan kawan-kawan juga baru memainkan dua laga di Grup B.
Jelas laga dini hari nanti di Friends Arena adalah big match. Andai Swedia mampu mengalahkan sang tamu, maka mereka akan naik sebagai pemuncak klasemen sementara.
Laga ini sendiri diakui Luis Enrique sebagai juru taktik La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- bakal jadi laga yang sulit buat timnya.
"Jelas, Swedia adalah rival utama kami di grup ini. Karena itu, laga tandang melawan mereka akan berat," tutur Enrique seperti dilansir football-espana, Kamis (2/9/2021).
"Pertandingan akan sulit, tapi kami tetap ingin meraih hasil maksimal. Mengalahkan mereka akan lebih dari menguntungkan untuk kami. Saya tidak ingin pergi ke babak play-off untuk Spanyol bisa lolos ke Piala Dunia (2022) Qatar, karena dengan format saat ini menyiratkan banyak risiko," sambungnya, yang sekaligus menegaskan target Spanyol menjadi juara Grup B.
Spanyol dan Swedia sendiri belum lama ini bentrok, yakni di babak penyisihan grup Euro 2020 lalu. Meski saat itu skuad Enrique mendominasi penuh jalannya pertandingan, namun Spanyol akhirnya ditahan imbang Swedia tanpa gol.
"Swedia benar-benar tim yang alot. Mereka punya beberapa pemain bertahan yang bagus juga. Tapi, saya tidak pernah mengeluh tentang sikap bertahan Swedia," kata Enrique.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia: Italia vs Bulgaria hingga Venezuela vs Argentina
"Ini adalah olahraga yang luar biasa di mana setiap orang memilih cara bermain mereka. Saya suka bermain melawan Swedia meskipun saya telah melakukannya berkali-kali. Selalu menyenangkan datang ke suatu negara seperti ini," tukas eks pelatih AS Roma dan Barcelona itu.
Berita Terkait
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey