Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memastikan bahwa kapten timnya untuk Liga 1 2021-2022 adalah pemain berusia 22 tahun, Rachmat Irianto.
Dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Jumat, Aji menyebut bahwa meski umurnya masih muda, Rachmat memiliki semua hal yang diperlukan untuk menjadi pemimpin tim.
"Tidak ada masalah dengan umur. Yang penting adalah dia bisa menjadi contoh bagi pemain lain, baik di dalam maupun luar lapangan. Tentu mesti punya kemampuan memimpin dan sepak bola yang baik," ujar Aji.
Juru taktik asal Malang itu menyebut bahwa Rian, sapaan Rachmat Irianto, akan dibantu kapten cadangan, tetapi dia tak menyebutkan siapa saja sosok tersebut.
Menjadi kapten Persebaya akan menjadi pengalaman pertama bagi Rachmat. Pada tahun 2020, dia bersama Hansamu Yama sempat menjadi kapten cadangan di bawah kapten pertama Makan Konate.
Rian sendiri siap memikul tanggung jawab sebagai kapten. Pemain yang bisa mengisi posisi bek tengah dan gelandang bertahan ini pun bertekad membantu Persebaya menang atas Borneo FC dalam laga perdana mereka di Liga 1 2021-2022, Sabtu (4/9).
Selain posisi barunya, hal lain yang memotivasi pemain tim nasional Indonesia itu untuk meraup tiga poin adalah kelahiran anak pertama dan ulang tahunnya.
Putra Rachmat Irianto lahir pada 8 Agustus 2021 dan hari ulang tahunnya ke-22 jatuh pada 3 September 2021 atau sehari sebelum laga versus Borneo FC.
"Saya sudah punya anak dan hari ini bertambah usia. Mudah-mudahan besok saya mendapatkan kado tiga poin," tutur anak dari asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro itu.
Pertandingan Borneo FC versus Persebaya akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Sabtu (4/9), mulai pukul 18.15 WIB.
Sejak tahun 2018, kedua tim sudah empat kali bersua dan masing-masing dari mereka mencatatkan satu kemenangan.
Terakhir kali Borneo dan Persebaya bersua adalah di Liga 1 Indonesia 2019. Saat itu, Persebaya menang 2-1 pada pertemuan pertama dan laga kedua berakhir imbang 0-0.
[Antara]
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026