Suara.com - Ada sebuah ikatan tak kasat mata yang terjalin antara Timnas Brasil dengan Emirates Stadium, kandang Arsenal. Tim Samba selalu menggunakan stadion ini sebagai 'markas' mereka di Eropa.
Bahkan bisa dibilang, hampir semua laga internasional yang digelar di Emirates Stadium selalu melibatkan Brasil. Hal ini bermula ketika Arsenal pindah dari Highbury ke Emirates Stadium pada 2006.
Arsenal bermain pertama kali di Emirates yang saat itu jadi salah satu stadion termegah di Inggris pada 19 Agustus 2006. Hanya dua minggu berselang, Emirates menjadi venue untuk menggelar laga persahabatan.
Tidak lain adalah laga antara Brasil melawan Argentina. Saat itu Brasil berhasil meraih kemenangan 3-0 melalui dua gol Elano dan satu gol Kaka.
Memang sudah cukup lama terakhir kali Brasil bermain di Emirates, yaitu pada 16 November 2018. Saat itu Selecao berhadapan dengan Uruguay dalam laga persahabatan. Brasil menang 1-0 berkat gol Neymar.
Meski sudah hampir tiga tahun tak menggelar pertandingan di Emirates Stadium, intensitas Brasil bermain di sana sejak 2006 terbilang cukup sering.
Tercatat hingga 2021, Brasil sudah bermain 8 kali di Emirates. Stadion berkapasitas lebih dari 60 ribu penonton itu pun seolah memberi keberuntungan buat Brasil. Dari 8 pertandingan di sana, Brasil meraih 7 kali kemenangan dan sekali kekalahan.
Ada banyak spekulasi terkait alasan Brasil cukup sering menggelar laga internasional di Emirates Stadium. Di antaranya adalah pertimbangan jarak yang harus ditempuh pemain.
Banyaknya pemain Brasil yang merumput di Eropa membuat federasi sepak bola Brasil (CBF) memilih laga uji coba dilangsungkan di Eropa karena lebih mudah diraih dan jarak tempuh yang tak jauh.
Baca Juga: Inginkan Mohamed Elneny, Galatasaray Jalin Kontak dengan Arsenal
Keputusan ini terbilang logis karena jarak antara negara Eropa lebih dekat daripada terbang ke Brasil yang bisa menempuh jarak 13 jam. Selain itu, menggelar laga di Eropa juga membuat Brasil bisa lebih dikenal.
Ada beberapa spekulasi lain seperti keinginan CBF agar penjualan tiket lebih banyak dengan menggelar pertandingan di Eropa, khususnya stadion besar macam Emirates.
Kontributor: Aditia Rizki Nugraha
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat