Suara.com - Ada banyak faktor yang bisa membuat karier seorang pesepak bola hancur, di antaranya cedera dan gaya hidup tidak sehat dengan mengonsumsi narkoba, seperti yang dilakukan mantan pemain Arsenal Paul Vaessen.
Vaessen merupakan pemain kelahiran Gillingham, Inggris, pada 16 Oktober 1961. Pada awalnya, dia dianggap sebagai salah satu talenta muda berbakat yang dimiliki oleh Inggris.
Terlebih Vaessen merupakan anak dari seorang mantan pesepak bola, Leon Henry Vaessen yang pernah bermain untuk Millwall. Dia kemudian bergabung dengan Arsenal pada 1977 sebagai pemain magang.
Butuh waktu sekitar satu tahun bagi Vaessen untuk menjalani debut bersama The Gunners. Dia tampil pada laga melawan Lokomotive Leipzig di pentas Liga Europa pada 27 September 1978 saat usianya masih 16 tahun.
Setelah itu, Vaessen menjalani debutnya di Liga Inggris saat melawan Chelsea pada 14 Mei 1979. Pada bulan Juli di tahun yang sama, Vaessen akhirnya menjadi pemain profesional di Arsenal.
Meski tak banyak mendapat kesempatan bermain, dia sukses mencetak 5 gol dari 13 penampilan di musim 1979/80. Salah satu gol yang dia cetak di musim itu membuat namanya diingat oleh para pendukung Arsenal hingga sekarang.
April 1980 Arsenal bertandang ke markas Juventus saat itu di Stadio Comunale pada leg kedua semifinal Piala Winners. Pada leg pertama di Inggris, Arsenal bermain imbang 1-1.
Arsenal harus bisa mencetak gol karena hasil 1-1 akan menguntungkan Juventus dengan sistem gol tandang. Manajer Arsenal saat itu, Terry Neill, memasukkan Vaessen di menit 75.
Vaessen menjadi pahlawan Arsenal di laga itu, sundulannya di menit 88 mengunci kemenangan Arsenal 2-1. Namun, Vaessen tak turun di laga final di mana Arsenal kalah dalam babak adu penalti dari Valencia.
Baca Juga: 4 Pesepak Bola yang Tampangnya Biasa Saja Tapi Punya Istri Cantik
Setelah musim yang mengesankan itu, Paul Vaessen diterpa cedera. Dia mengalami cedera ligamen lutut dan harus menjalani tiga kali operasi. Dia terpaksa pensiun dini pada 1982 sebelum berusia 21 tahun.
Secara keseluruhan, Vaessen mencetak 9 gol dari 39 pertandingan untuk Arsenal di berbagai ajang. Setelah pensiun, Vaessen melakukan berbagai pekerjaan, seperti tukang pos dan juga bekerja di bidang konstruksi bangunan.
Permasalahan Vaessen semakin pelik karena dia kecanduan narkoba. Pada 1985, Vaessen hampir meninggal setelah ditikam oleh pengedar usai bertransaksi narkoba di Old Kent Road di South East London.
Pada 2001, Paul Vaessen ditemukan tewas di kamar mandi apartemennya di Bristol. Vaessen tewas di usia 39 tahun dan hasil autopsy menunjukkan darah Vaessen mengandung kadar narkoba yang tinggi.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions