Suara.com - Karier sebagai pemain sepak bola bisa dikatakan singkat. Bahkan, singkatnya karier seorang pemain bisa terjadi akibat banyak faktor, salah satunya adalah hukuman.
Biasanya, habisnya karier seorang pesepak bola dikarenakan cedera panjang atau usia. Namun, tak jarang karier seorang pemain berakhir akibat hukuman yang didapatkan dari sikapnya.
Seperti kasus yang didapatkan 2 pemain timnas Laos yakni Khampheng Sayavutthi dan Lembo Saysana. Keduanya harus gantung sepatu lebih cepat karena mendapat hukuman larangan bermain seumur hidup.
Hukuman itu dijatuhkan oleh induk sepak bola Asia, AFC, setelah keduanya kedapatan terlibat dalam skandal pengaturan skor medio 2017 silam melawan Hong Kong.
Akibat skandal tersebut, AFC pun melayangkan surat ke Federasi Sepak Bola Laos (LFF) tentang hukuman larangan bermain seumur hidup untuk Sayavutthi dan Saysana.
Tak hanya di kancah sepak bola internasional, di Indonesia pun hukuman larangan bermain seumur hidup pernah dijatuhkan ke beberapa pemain.
Banyak kasus yang membuat beberapa pemain ini harus gantung sepatu lebih cepat dan tak bisa berpartisipasi kembali di dunia sepak bola.
Lantas, siapa saja pemain sepak bola asal Indonesia yang sempat dilarang bermain seumur hidup?
1. Pieter Rumaropen (Persiwa Wamena)
Baca Juga: Link Live Streaming PSIS Semarang vs Persiraja Banda Aceh
Pecinta sepak bola Tanah Air tentu tak asing dengan nama Pieter Rumaropen. Pemain yang akrab karena sepak terjangnya bersama Persiwa Wamena di era Indonesia Super League (ISL) ini menjadi salah satu pemain yang pernah mendapat hukuman larangan bermain seumur hidup.
Hukuman ini didapatkan Rumaropen karena dirinya tertangkap melakukan pemukulan kepada wasit, Muhaimin, yang memimpin laga ISL 2013 antara Pelita Bandung Raya vs Persiwa.
Akibat bogem mentah yang dilepaskan Rumaropen, wasit harus mendapat beberapa jahitan. Berkat tindakan tersebut, pria yang kini berusia 37 tahun ini mendapat sanksi larangan bermain seumur hidup dan denda 100 juta rupiah.
2. Stanley Mamuaya (PSIR Rembang)
Lagi-lagi insiden pemukulan wasit menjadi salah satu penyebab seorang pemain mendapat hukuman larangan bermain seumur hidup. Hal ini turut menimpa Stanley Mamuaya.
Saat itu, para pemain PSIR Rembang tak terima dengan keputusan wasit dan melakukan pengeroyokan ke pengadil lapangan di laga PSIR melawan Persibom Bolaang Mongondow.
Tag
Berita Terkait
-
Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?
-
Kerja Keras Tahan Rupiah Melemah, Gimana Kondisi Cadangan Devisa
-
Penampakan Polisi Bersenjata Lengkap Jelang Kick Off Indonesia vs Vietnam Jadi Sorotan Media Asing
-
BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri
-
Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan