Suara.com - Tim sepakbola Jawa Barat (Jabar) lebih percaya diri usai menjalani tiga laga uji coba kontra sejumlah tim lokal menjelang laga perdananya di PON XX 2021 Papua.
Pelatih tim sepakbola Jawa Barat, Yudiantara mengatakan tiga laga uji coba itu berakhir dengan hasil yang positif. Selain dari skor, menurutnya, skema permainan yang ia inginkan telah ditunjukkan oleh para anak asuhnya.
"Iya jadi anak-anak mainnya seperti yang saya harapkan sebagai pelatih. Kita menang lah tiga-tiganya pertandingan (uji coba) itu," kata Yudiantara seperti dikutip Antara, Kamis.
Yudiantara mengatakan, tiga laga uji coba yang telah dijalani itu yakni melawan Persindra Indramayu, Tim eks Porda Indramayu, serta melawan tim dari Liga 3 yang berasal dari Jawa Tengah.
"Secara permainan kita cukup puas melihat persiapan akhir saat uji coba," tuturnya.
Adapun selain mempersiapkan mental, uji coba itu pun berfungsi untuk menambal sejumlah kekurangan teknik para pemain dari pemusatan latihan sebelumnya.
Lalu, menurutnya pemilihan tempat pemusatan latihan di Indramayu pun diharapkan dapat mengoptimalkan aklimatisasi para pemain. Sehingga saat mendarat di Papua, ia berharap para pemain dapat adaptasi lebih cepat.
Tim sepakbola Jawa Barat telah berangkat ke Papua sejak Rabu (22/9/2021) kemarin.
Yudiantara membawa sebanyak 20 pemain untuk memperkuat kesebelasan Jawa Barat yang dijadwalkan menghadapi laga perdana pada 27 September 2021.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Tira Persikabo Permak Barito Putera 3-0
[Antara]
Berita Terkait
-
6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
Sinopsis Two Faces of Thatri, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch di Netflix
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?