Bola / Bola Dunia
Sabtu, 25 September 2021 | 12:25 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain asal Argentina, Javier Pastore [AFP/Franck Fife]
Paris St Germain soccer players Serge Aurier (L) and Lucas Moura attend a soccer training session at Ooredoo training camp in Saint-Germain-en-Laye, near Paris, April 14, 2015.

Pada 2013, Moura resmi menjadi bagian dari PSG. Ia didatangkan dengan harga 40 juta euro dan bertahan di PSG selama lima musim.

Pada Januari 2018, Tottenham Hotspur kemudian mendapatkan servis pemain asal Brasil ini dengan membayar 28,4 juta euro. Paling fenomenal tentu saja bantuan Moura saat membawa Spurs ke final Liga Champions usai mencetak trigol ke gawang Ajax Amsterdam di semifinal.

5. Blaise Matuidi

Gelandang Paris Saint-Germain asal Prancis Blaise Matuidi. FRANCK FIFE / AFP

Matuidi adalah salah satu bintang milik PSG. Perannya cukup vital di lini tengah.

Hanya, peran Matuidi hanya bersinar di kancah domestik saja. Untuk melangkah jauh ke Eropa semisal Liga Champions, bek asal Prancis ini dinilai belum cukup.

Alhasil, Matuidi dilego ke Juventus. Kendati sudah berusia 30 tahun, dia dilepas dengan harga 25 juta euro.

6. Serge Aurier

Bek PSG, Serge Aurier [Shutterstock]

Pada 2014, Aurier datang ke PSG sebagai pemain pinjaman dari Toulouse. Niat PSG adalah mencari pelapis Christophe Jallet di pos bek kanan.

Hanya, Aurier kebanyakan berulah ketimbang berprestasi. Dia sempat terlibat cekcok dengan Laurent Blanc selaku pelatihnya, Zlatan Ibrahimovic dan Angel Di Maria.

Baca Juga: Putus dari Neymar, Natalia Barulich Isyaratkan Sudah Move On

Alhasil, PSG kemudian melepasnya ke Tottenham pada 2017. Ketika itu, Si Lili Putih menebus 25 juta euro.

7. Javier Pastore

Javier Pastore (Instagram)

Pastore merupakan salah satu pemain potensial saat menjalani debutnya bersama PSG. Dari 43 pertandingan, dia mencetak 16 gol dan 6 assist.

Namun, memasuki musim ketujuh di PSG, Pastore perlahan mulai kehilangan tempat. Setelah nomor punggung 10-nya diambil oleh Neymar, dirinya kemudian tak lagi jadi pilihan utama.

Pastore kemudian dilego ke AS Roma. Ketika itu, Giallorossi menebusnya dengan mahar 24,7 juta euro.

8. Yuri Berchiche

Bek Athletic Bilbao Yuri Berchiche (kiri) merayakan golnya dengan Mikel San Jose saat menghadapi Sevilla FC di Liga Spanyol. ANDER GILLENEA / AFP

Bek kiri adalah salah satu lubang yang menganga buat PSG. Oleh karena itu, Barchiche didatangkan dari Real Sociedad dengan mahar 16 juta euro.

Tapi, Berchiche hanya bertahan selama satu musim dengan 32 pertandingan. Setelahnya, ia dilego ke Athletic Bilbao lantaran klub asal Spanyol itu mau membayar 24 juta euro.

9. Giovani Lo Celso

Gelandang serang Tottenham Hotspur, Giovani Lo Celso. [ADAM DAVY / POOL / AFP]

Lo Celso merupakan salah satu pemain yang cukup bersinar di Argentina. Oleh PSG talenta tersebut tak disia-siakan dengan mendatangkannya ke Paris.

Hanya, perbedaan kultur sepak bola Prancis dan Argentina, membuat Lo Celso kesulitan beradaptasi. Dia kemudian dipinjamkan ke Real Betis.

Di Spanyol Lo Celso mendapatkan kembali permainan terbaiknya. Setali tiga uang, Betis juga kemudian mempermanenkannya dengan mahar 22 juta euro.

10. Mamadou Sakho

Mamadou Sakho. (Shutterstock)

Sakho adalah pemain didikan akademi PSG. Dia salah satu pemain yang bertalenta dan digadang-gadang akan sukses bersama tim senior.

Lantaran cedera, karier Sakho mandek. PSG yang ketika itu mengurus semua pembiayaan cederanya mendapat tawaran dari Liverpool.

Oleh Liverpool, Sakho diboyong ke Anfield. PSG tak pikir panjang dan mendapat 19 juta euro tanpa harus mengurus cedera anak didiknya tersebut.

Kontributor: Kusuma Alan

Load More