Suara.com - Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi menegaskan timnya butuh kemenangan atas Shakhtar Donetsk pasca kalah 0-1 dari Real Madrid di matchday pertama Grup D Liga Champions, 16 September lalu.
Menurut Simone Inzaghi, Inter Milan yang memiliki DNA menyerang harus pintar-pintar mengatur tempo permainan saat menghadapi Shakhtsar Donetsk di Stadion Olimpiyskiy, Selasa (28/9/2021) malam WIB.
“Kami adalah tim penyerang yang suka membangun permainan," kata Simone Inzaghi dalam laman resmi klub, Selasa (28/9/2021).
"Pada hari-hari di mana kami membuat lebih banyak kesalahan daripada biasanya melawan tim cepat, kami bisa menderita dalam serangan balik."
"Kami tidak ingin menahan diri, tetapi kami tentu mencari keseimbangan yang lebih baik," tambahnya.
Inzaghi menegaskan bahwa laga menghadapi Shakhtar Donetsk penting, tetapi bukan pertandingan yang menentukan untuk kelolosan timnya ke fase knock out.
“Saya tidak berpikir itu sudah menentukan, tapi itu pasti sangat penting. Shakhtar adalah tim hebat dengan pelatih top," beber Inzaghi.
"Mereka memainkan sepak bola yang bagus dan memiliki beberapa individu yang mengesankan."
Inter Milan menatap laga di markas Shakthar Donetsk dengan modal kurang baik lantaran ditahan imbang Atalanta 2-2 di Liga Italia.
Baca Juga: Achraf Hakimi Bongkar Alasan Memilih PSG daripada Chelsea
Meski demikian, Inzaghi mengungkapkan bahwa dirinya cukup senang dengan penampilan Hakan Calhanoglu dan kawan-kawan, terlepas dari hasil imbang.
"Kami harus menghasilkan penampilan yang fantastis, tetapi saya menyukai apa yang saya lihat melawan Atalanta, yang merupakan tim yang luar biasa,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Milan vs Atletico Madrid, Simeone: Kami akan Mencoba Melukai Mereka
-
Prediksi PSG Vs Manchester City, Big Match Liga Champions 29 September 2021
-
Paulo Dybala dan Morata Cedera, Juve Andalkan Kulusevski Lawan Chelsea?
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Ada PSG vs Man City, Juventus vs Chelsea
-
VAR Selamatkan Inter Milan dari Kekalahan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi