Suara.com - Napoli terus mempertahankan rekor sempurna mereka di Liga Italia Serie A musim ini. Tujuh laga awal disapu bersih pasukan Luciano Spalletti dengan kemenangan.
Napoli melanjutkan rekor 100 persen mereka setelah menekuk tuan rumah Fiorentina 2-1 pada laga giornata ketujuh di Stadio Artemio Franchi, Florence, Minggu (3/10/2021) malam WIB.
Gol-gol I Partenopei --julukan Napoli-- berasal dari Hirving Lozano pada menit ke-39' dan Amir Rrahmani (50').
Adapun tuan rumah La Viola --julukan Fiorentina-- sempat unggul lebih dulu lewat gol Lucas Martinez (28'), namun mereka kemudian keteteran menghadapi perlawanan Napoli.
Berkat kemenangan teranyar ini, Napoli kukuh memuncaki klasemen sementara Liga Italia 2021/2022 dengan poin sempurna 21.
Selain itu, armada Spalletti juga menjadi tim tersubur sejauh ini dengan torehan 18 gol. Lini belakang mereka juga terbilang sangat tangguh usai baru kebobolan tiga kali dari tujuh laga awal.
Dengan pencapaian apik menuju sepertiga musim ini, wajar jika Napoli mulai difavoritkan sebagai peraih Scudetto alias gelar juara Serie A musim ini.
Akan tetapi, Spalletti mencoba tetap kalem. Allenatore berkepala plontos itu belum mau terlalu sesumbar terkait peluang juara Napoli.
Mantan pelatih AS Roma dan Inter Milan itu menyebut Napoli masih harus membuktikan diri lagi jika ingin merebut Scudetto musim ini.
Baca Juga: PSG Nihil Shot on Target meski Mainkan Messi, Neymar dan Mbappe, Poch Sedih Banget
"Tidak, nanti dulu jika Anda ingin membicarakan Scudetto. Ini masih awal musim. Kami harus membuktikan diri lagi bahwa kami pantas disebut sebagai penantang juara, kami masih harus belajar lagi," ucap Spallletti seperti dimuat football-italia.
"Melawan Fiorentina misalnya, kami sempat bermain buruk di beberapa periode pertandingan."
"Akan tetapi, kemenangan ini memang menjadi bekal kepercayaan diri kami untuk terus meraih poin penuh di laga-laga berikutnya. Ekspektasinya kini begitu tinggi," tukasnya.
Pasca jeda internasional, selanjutnya Napoli akan bermain di pekan kedelapan Liga Italia menjamu Torino di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, 17 Oktober nanti.
Berita Terkait
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Presiden Napoli Beri Peringatan Keras kepada Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku
-
Rasmus Hojlund Resmi Dipermanenkan Napoli
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
IHSG Tahan Badai Menguat 1,55% Hari Ini, BBCA Pendorongnya
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0