Suara.com - Cristiano Ronaldo dikenal sebagai pemain terbaik dan arogansinya. Nyatanya, sikap arogan pemain berjuluk CR7 di atas lapangan dan di media tak nampak saat ia berada di tempat umum seperti restoran.
Sikap arogan Cristiano Ronaldo selalu ditunjukkannya di lapangan saat bertanding, entah itu dengan mengejek lawan saat mencetak gol, menolak foto penyusup lapangan, atau menolak bertukar jersey dengan pemain lawan.
Sikap arogannya ini pun berbanding lurus dengan setiap ucapannya yang menunjukkan bahwa dirinya lah pemain terbaik di muka bumi dalam setiap wawancara.
Salah satunya saat ia diwawancarai Piers Morgan mengenai siapa pemain terbaik yang pernah ia lawan. Ronaldo dengan singkat menyebut nama Messi.
Namun, Cristiano Ronaldo melanjutkan bahwa Piers Morgan melemparkan pertanyaan yang salah kepadanya. Dengan senyum tipis, pemain berusia 36 tahun ini menunjukkan bahwa dirinya lah yang terbaik.
“Tentu saja. Bagiku dia (Messi) adalah lawan terbaik yang pernah kuhadapi. Tapi Piers, Anda menanyakan saya pertanyaan yang salah. Anda seharusnya menanyakan saya siapa yang terhebat,” ucap Ronaldo dalam wawancara tersebut.
Wawancara ini menjadi secuil contoh mengenai arogannya sikap Ronaldo. Namun, arogansi ini nyatanya hanya ia lakukan jika berkaitan dengan pekerjaannya sebagai pesepak bola.
Di luar lapangan, sikap ini tak terlihat sama sekali. Seperti penuturan seorang koki di Italia yang menyebut Cristiano Ronaldo sebagai sosok yang rendah hati karena rela mengantre 40 menit hanya untuk makan di restorannya.
Mengantre Layaknya Masyarakat Biasa
Baca Juga: 3 Tim yang Berpotensi Dinahkodai Zinedine Zidane, Apakah Bakal ke PSG?
Sebagai bintang besar dengan kekayaan berlimpah, Cristiano Ronaldo bisa saja memesan meja VIP dan mendahului masyarakat umum untuk makan di restoran.
Namun, hal ini tak ia lakukan saat berada di Italia. Ronaldo bahkan rela antre hampir 1 jam demi menikmati makanan di restoran Casa Fiore.
Kisah tersebut diceritakan oleh Davide Fiore, seorang koki dari restoran tersebut saat menjamu Ronaldo dan keluarganya pada 2018.
Fiore menceritakan saat itu menjelang Natal tahun 2018 di mana ia mendapat pesanan meja dari Ronaldo dan keluarganya pada pukul 19.30 untuk santap malam pada pukul 21.30.
Saat itu, restoran tengah ramai. Alhasil, Fiore harus mengatur pesanan. Ia pun meyakini meja yang dipesan Ronaldo akan kosong setibanya sang mega bintang di restoran yakni 21.30.
Namun apa daya, Ronaldo tiba 90 menit lebih awal yang membuat Fiore bingung. Tak mungkin baginya mengusir tamu yang ada di meja tersebut.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti