Suara.com - Kemenangan Timnas Indonesia atas Taiwan dengan skor 2-1 di babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 jadi catatan positif. Bagaimana tidak, skuad Garuda akhirnya kembali memenangi pertandingan setelah terakhir didapat pada 2019.
Pada saat melawan Taiwan semalam, Timnas Indonesia menguasai jalannya pertandingan. Banyak peluang yang didapat meski hanya dua gol tercipta.
Gol diciptakan Ramai Rumakiek dan Evan Dimas. Sementara Taiwan mencetak gol di akhir laga menit 90+3 oleh Hsu Heng-pin.
Dilansir dari laman Soccerway, Timnas Indonesia terakhir kali memenangi pertandingan saat melawan Vanuatu pada 15 Juni 2019.
Setelah itu, timnas yang sempat diasuh oleh Simon McMenemy gagal memenanginya dari 10 laga dengan rincihan sembilan kalah, satu imbang.
Selain itu, hasil positif melawan Taiwan jadi catatan bagi Shin Tae-yong yang akhirnya bisa membawa Timnas Indonesia senior menang sejak diplot sebagai pelatih.
Tentu saja ini sangat bagus mengingat Timnas Indonesia sedang berusaha memperbaiki ranking FIFA. Kemenangan ini juga membuat langkah Indonesia melaju ke babak tiga Kualifikasi Piala Asia 2023 makin terbuka.
Meski begitu, tim Merah Putih tidak boleh lengah. Keduanya akan kembali berhadapan dalam leg kedua di stadion yang sama pada 11 Oktober 2021.
Juru formasi asal Korea Selatan itu harus segera menutupi beberapa kekurangan anak asuhannya demi raihan positif pada pertandingan leg kedua nanti.
Baca Juga: Mainkan Tiga Debutan Jadi Starter Lawan Taiwan, Begini Penjelasan Shin Tae-yong
"Memang pemain bekerja keras, tapi ada banyak peluang untuk cetak gol tapi sayang tak bisa dapat gol. Jadi, sangat sayang untuk itu," kata Shin Tae-yong usai pertandingan.
"Satu lagi, kemasukan gol menit akhir, tapi memang saat ini dalam proses agar tim ini lebih baik lagi," pungkas mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Selebrasi kemenangan Timnas Indonesia usai mengalahkan Taiwan di babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Chang Arena, Buriram, Thailand, Kamis (7/10/2021).
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Keikhlasan Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr