Bola / bola-indonesia
Syaiful Rachman
Egy Maulana Vikri (dok. twitter.com/fksenica)

Suara.com - Pemain muda berbakat Indonesia, Egy Maulana Vikri terlibat keributan dengan pemain Jepang di Liga Slovakia hingga berbuah kartu merah.

Egy Maulana Vikri sejatinya tampil apik saat membantu FK Senica lolos dari kekalahan saat menjamu Zemplin Michalovche dalam lanjutan Liga Slovakia, Sabtu (16/10/2021).

Meski tak diturunkan sebagai starter, Egy Maulana Vikri berperan besar atas hasil imbang FK Senica pada pekan ke-11 Liga Slovakia musim ini.

Masuk pada menit ke-65, Egy merupakan aktor terciptanya gol penyeimbang FK Senica pada menit ke-74 yang dicetak oleh Elvis Mashike Suksa.

Baca Juga: 5 Hits Bola: Ante Rebic Tambah Daftar Panjang Pemain Cedera AC Milan

Egy Maulana Vikri akan jadi andalan Timnas Indonesia saat melawan Taiwan (dok. FK Senica)

Umpan terobosan Egy kepada Milan Jurdik dituntaskan dengan manis oleh Elvis memanfaatkan umpan silang terukur.

Di akhir pertandingan Egy terlibat keributan dengan pemain Jepang yang membela tim lawan, Takuto Oshima yang dilanggarnya.

Oshima terjatuh karena pelanggaran yang dilakukan Egy, tak terima dengan itu ia kemudian menghampiri pemain muda asal Indonesia itu.

Setelah itu terlihat mendorong Egy menggunakan dadanya, sontak insiden itu memicu kericuhan yang lebih besar terjadi karena saling tak terima.

Buntutnya, Oshima pun diganjar kartu merah oleh wasit dengan satu pemain FK Senica, Juraj Piroska yang sudah membela Egy.

Baca Juga: Langgar Egy Maulana Vikri, Pemain Ini Justru Kena Kartu Merah

Dilansir laman resmi FK Senica, Miroslav Nemec selaku pelatih Michalovche merasa tidak senang dengan perilaku Oshima dan menyebut klub akan melakukan investigasi lanjutan.

Setelah diganjar kartu merah, Oshima yang tak terima dengan itu melepas jersey dan membantingnya di atas lapangan.

Karena itulah ia mendapat teguran dari pihak klub, Miroslav Nemec bahkan tak segan mengaku benar-benar tidak menyukai gestur yang diperlihatkan anak asuhnya itu.

"Kami mengawali pertandingan secara aktif, bermain di babak pertama lebih baik. Kami ingin melanjutkan itu di babak kedua, tapi tak bisa," ucap Nemec.

"Senica bermain bagus dengan hasil yang diraih mereka, tetapi kami akan mencari tahu apa yang terjadi di akhir pertandingan dengan Oshima."

"Saya benar-benar tidak puas dengan perilakunya," imbuhnya.

[Penulis: Eko Isdiyanto]

Komentar