Suara.com - Tim Persijap Jepara tidak mampu memenuhi ambisinya meraih tiga poin setelah bermain imbang menghadapi PSCS Cilacap dengan skor 0-0 pada pertandingan laga keempat kompetisi Grup C Liga 2 Musim 2021 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Senin (18/10/2021) petang.
Kedua kesebelasan tampak tampil kurang semangat untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Persijap selaku tuan rumah, pada babak pertama kelihatan mempunyai motivasi untuk menekan pertahanan lawan untuk meraih poin penuh atas PSCS, tetap serangannya sering masih dapat dipatahkan pemain pertahanan lawan.
Peluang Persijap terjadi pada menit keempat melalui sundulan kepala oleh nomor punggung 21, Hendri Sutriadi, tetapi sayang bola yang mengarah gawang mampu dihalau salah satu pemain belakang PSCS dan selamatlah gawang Cilacap.
Serangan Persijap kembali ada peluang menit 14 melalui tendangan kaki nomor punggung 17, Busari, tetapi sayang bola mampu diblok kiper PSCS Ali Budi Raharjo, yang bermain tenang dan hanya melahirkan tendangan sudut untuk Perijap.
Satu-satunya peluang emas PSCS untuk mencetak gol pada menit 25 melalui kaki pemain nomor punggung 34, Beny Anshar, yang lolos melewati dua pemain Persijap, tetapi sayang tendangan menyamping kiri gawang, sehingga belum mengumbah kedudukan tetap imbang 0-0.
Persijap melawan PSCS yang terlihat kurang berani tampil penyerang dan kedua kesebelasan banyak bermain aman di tengah lapangan. Baik Persijap maupun PSCS hanya sesekali melakukan serangan, berlangsung hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua Persijap menghadapi PSCS masih bermain monoton dan kedua kesebelasan kelihatan mencari hasil imbang. Kedua tim hanya mengandalkan serangan balik cepat tetapi belum mampu menembus pertahanan lawan.
Peluang Persijap terjadi pada menit 59 melalui sundulan kepala, M Aji Kurniawan, tetapi sayang bola mampu ditangkap kiper PSCS, Ali Budi Raharjo, sehingga belum mengubah kedudukan masih imbang.
Baca Juga: Memasuki Pekan Kedelapan, LIB Belum Temukan Kasus COVID-19 di BRI Liga 1
Persija kembali mendapat peluang pada menit 73 melalui tendangan kaki, Basuri, dari luar kotak penalti, tetapi sayang bola ke arang gawang mampu ditepis kiper PSCS, sehingga belum mengubah kedudukan tetap imbang.
Dua peluang tim PSCS terjadi pada menit 67 melalui tendangan kaki pemain nomor punggung 10, Thaufan Hidayat, tetapi sayang bolanya menyamping kiri gawang Persijap. PSCS pada menit 77 kembali berpeluang melalui tendangan kaki Gideon Marshell, tetapi sayang bola membentur mistar gawang Persijap dan selamatlah gawang Persijap tatap imbang 0-0.
Wasit yang memimpin pertandingan antara Persijap melawan PSCS yakni Cahyadi Sugandi asal DKI Jakarta meniup peluit panjang tanda babak kedua berakhir kedudukan tetap imbang 0-0. Wasit dalam pertandingan itu, mengeluarkan lima kartu kuning untuk Aji Kurniawan (Persijap), Rendy Saputra, Kahar, Qischil Gandrum, dan Ismael Haris (PSCS).
Manajer Tim Persijap Jepara Arif Setiadi usai pertandingan mengatakan Persijap target melawan PSCS dengan tiga poin penuh, tetapi ada beberapa pemain inti karena akumulasi kartu kuning dan cedera sehingga permainan kurang maksimal.
"Kami sudah bermain maksimal dan sejumlah peluang juga ada tetapi belum bisa membuahkan gol untuk timnya. Target kami raih tiga poin karena tiga kali main sebelumnya hasil imbang terus," kata Arif seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Borneo FC Intai Gelar Juara, Persib Pantang Terpeleset Lawan Persijap
-
Sukses Tahan Borneo FC, Persijap Kini Incar Poin di Kandang Persib Bandung
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti