Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menjalani laga berat kala menghadapi Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23. Dalam laga berat itu, Shin Tae-yong takkan diperkuat setidaknya 4 pemain muda potensial.
Dalam persiapannya menghadapi Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23, Shin Tae-yong membawa 29 pemain muda ke Tajikistan untuk menjalani pemusatan latihan atau TC.
29 pemain yang dibawanya merupakan para pemain muda terbaik di Indonesia. Namun, dari 29 nama yang dibawa, ada beberapa pemain muda potensial yang tak berpartisipasi.
Tak berpartisipasinya deretan pemain muda potensial ini dikarenakan beragam alasan. Baik itu karena larangan klub maupun cedera.
Setidaknya ada 4 pemain muda potensial yang berpotensi batal membela Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23. Siapa saja mereka?
Syahrian Abimanyu merupakan salah satu pemain muda potensial yang dimiliki Indonesia saat ini. Di usia 22 tahun, ia punya pengalaman tinggi di pentas internasional.
Tercatat, Abimanyu pernah membela klub Australia, Newcastle Jets, dengan status pinjaman dari klubnya, Johor Darul Ta’zim.
Sayangnya, pengalamannya di Australia itu kemungkinan besar tak bisa ia terapkan di Kualifikasi Piala Asia U-23. Pasalnya, JDT selaku pemiliknya tak mengizinkan Abimanyu bergabung Timnas Indonesia U-23.
Baca Juga: Jumpa Indonesia, Berikut 6 Pemain Australia U-23 yang Berkarier di Eropa
Egy Maulana Vikri juga menjadi salah satu pemain muda potensial yang tak bisa bergabung TC Timnas Indonesia U-23 di Tajikistan jelang Kualifikasi Piala Asia U-23.
Egy diyakini sangat dibutuhkan oleh Shin Tae-yong mengingat ia punya pengalaman di Eropa bersama Lechia Gdansk dan klubnya saat in, FK Senica.
Belum lagi, ia tampil apik kala membela Timnas Indonesia senior saat melawan Taiwan. Sayangnya, ia terancam tak bisa tampil karena FK Senica tak memberi izin.
Namun beredar kabar bahwa Egy bisa saja menyusul dan membela Timnas Indonesia U-23. Hal ini seperti yang dikemukakan Nova Arianto selaku asisten Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan