Suara.com - Skuat PSMS Medan gagal menambah poin setelah menyerah 0-1 dari PSPS Riau pada laga lanjutan Grup A Liga 2 Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (20/10/2021) sore.
Gol PSPS Riau diciptakan oleh Muhammad Sanjaya pada menit ke-73.
Jalannya laga cukup menarik, kedua tim memperagakan permainan terbuka dengan saling melakukan jual beli serangan.
PSMS membuka peluang lewat tendangan keras yang dilakukan Rachmad Hidayat dari luar kotak penalti lawan pada menit kelima. Sayang tendangannya masih melebar jauh.
Menit 10 PSMS kembali mendapatkan peluang emas lewat sepakan keras yang dilakukan Rachmad. Memanfaatkan kemelut di depan penjaga gawang PSPS yang dikawal Rizky Muhammad Sudirman, Rachmad coba melakukan percobaan tendangan namun belum mengarah baik ke gawang lawan.
Menit 25 PSPS nyaris membuka keunggulan. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain depan PSPS yang berdiri bebas coba mencoblos gawang PSMS yang dikawal Abdul Rochim. Namun wasit garis menganggap posisi pemain PSPS dalam posisi offside.
Serangan demi serangan kembali dilakukan kedua tim, namun hingga berakhirnya waktu normal babak pertama skor 0-0 masih tetap bertahan.
Di babak kedua, PSMS coba melakukan rotasi pada lini tengahnya dengan memasukan Eli Nasoka dan menarik keluar Yudhi Aditya. Sementara itu PSPS harus kehilangan penyerang andalannya Aboubakar yang harus ditarik keluar akibat cedera.
Pada menit awal babak kedua, PSMS coba membuka serangan. Namun kerap kandas di area pertahanan lawan. Beberapa kali bola mati yang didapat coba dialirkan ke pemain naturalisasinya Mamadou Barry, namun belum juga berhasil.
Baca Juga: Pemain Persiba Balikpapan Siap Tempur, Optimis Rebut Tiga Poin Dari Persewar Waropen
Keasyikan menyerang, PSMS justru harus dikejutkan dengan serangan balik yang dibangun PSPS Riau. Menit 73, Pemain PSPS, Muhammad Sanjaya yang berdiri bebas memanfaatkan umpan cantik rekannya berhasil memperdaya Abdul Rochim dan merubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan PSPS.
Tertinggal satu gol membuat PSMS meningkatkan serangannya. Pelatih PSMS kembali melakukan rotasi dengan menarik keluar Rachmad Hidayat dan Joko Susilo serta memasukkan Afiful Huda dan Fiwi Dwipan.
Beberapa peluang kembali didapat PSMS setelah sejumlah percobaan tendangan dari area kotak penalti dilakukan. Namun masih membentur pemain belakang PSPS.
Hingga pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup wasit, skor 1-0 untuk kemenangan PSPS tak berubah.
Pelatih PSMS, Ansyari Lubis, mengatakan, kekalahan tersebut tentunya sangat sangat merugikan bagi timnya, karena harus kehilangan poin pada laga yang dinilai sangat penting tersebut.
Meski demikian, kata dia, hal itu bukanlah kiamat bagi timnya, karena masih ada laga laga selanjutnya yang harus dijalani.
"Perjuangan kita semakin berat, meski demikian kekalahan ini bukan kiamat bagi kita. Kami harus bisa bangkit pada laga laga selanjutnya, " katanya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar