Suara.com - Ada kejadian menarik saat Manchester United dihajar di kandangnya sendiri oleh Liverpool. Dalam laga itu, Jesse Lingard yang tak bermain, malah kena ledek suporter Setan Merah.
Minggu (24/10/21) kemarin menjadi hari kelabu bagi pendukung Manchester United. Pasalnya, tim kebanggaan mereka dibantai oleh rival abadinya, Liverpool.
Di laga lanjutan Liga Premier 2021/22 pekan ke-9 tersebut, Man United dihajar lima gol tanpa balas oleh Liverpool berkat Hattrick Mohamed Salah dan satu gol masing-masing dibuat Naby Keita dan Diogo Jota.
Pesta gol Liverpool dimulai dari gol Naby Keita di menit ke-5. Delapan menit berselang, giliran Diogo Jota yang menggandakan keunggulan The Reds.
Setelahnya, giliran Mohamed Salah yang mencetak tri gol atau Hattrick yakni di menit ke-38, menit ke-45+5 dan menit ke-50 awal babak kedua.
Kekalahan 0-5 ini menjadi kekalahan memalukan bagi Manchester United dan pendukungnya. Apalagi saat ini Setan Merah memiliki banyak pemain berlabel bintang yang tak kalah kualitasnya dibandingkan dengan Liverpool.
Sontak kekalahan ini memicu amarah dari para pendukung United yang hadir di tribun. Ekspresi kekesalan ditunjukkan baik itu dengan tindakan yakni meninggalkan stadion ataupun dengan ucapan.
Jesse Lingard yang tak bermain di laga ini pun menjadi sasarannya. Ia mendapat cercaan dari pendukung Manchester United saat tengah melakukan pemanasan di pinggir lapangan.
Bukan Pelecehan
Baca Juga: Ingin Pertahankan Jude Bellingham, Borussia Dortmund Rela Lakukan Hal Ini
Pasca laga berakhir, sebuah video tersebar di dunia maya di mana Jesse Lingard terlihat cekcok dengan pendukung Manchester United di tribun Old Trafford.
Saat itu, Lingard tengah melakukan pemanasan di tepi lapangan. Seorang pendukung Man United di tribun mengeluarkan kalimat yang dibalas olehnya dengan gerakan tangan dan bibir yang menandakan bahwa dirinya tak bermain atau ada di lapangan.
Banyak yang menduga bahwa Lingard mendapat pelecehan rasial dari pendukung Man United tersebut. Namun ternyata ucapan yang dilepaskan pendukung tersebut bukanlah pelecehan.
Sesaat setelah video tersebut viral, Lingard membuat cuitan di akun Twitter-nya bahwa suporter itu mengatakan agar dirinya bekerja lebih keras.
Klarifikasi dari Lingard ini pun menutup drama dalam yang tercipta dalam pembantaian Man United di laga tersebut.
Banyak yang meyakini, suara suporter di tribun Old Trafford kepada Lingard menjadi curahan kekesalan akan performa angin-anginan Man United.
Berita Terkait
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?