Bola / bola-indonesia
Rully Fauzi | Adie Prasetyo Nugraha
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-23 , Shin Tae-yong. [TJAHYADI ERMAWAN / AFP]

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong merasa jelang pertandingan kedua melawan Australia adaptasi anak asuhannya dengan rumput sintesis masih kurang. Ia berharap di pertandingan nanti para pemain bisa nenunjukkan kemampuan terbaik.

Adapun Timnas U-23 akan melawan Australia di pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistam, Selasa (26/10/2021). Seperti diketahui, stadion ini menggunakan rumput sintesis.

Kedua tim juga sudah saling bertemu di laga pertama, di Timnas Indonesia U-23 kalah 2-3 di stadion yang sama. Shin Tae-yong berharap adaptasi dengan kondisi rumput sintesis bisa lebih baik lagi.

"Para pemain sebelumnya tidak pernah main di lapangan sintetis. Jadi sampai saat ini masih kurang adaptasi," kata Shin Tae-yong dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (28/10/2021).

"Sangat disayangkan memang. Tapi di pertandingan kedua mudah-mudahan bisa lebih baik," sambung juru formasi asal Korea Selatan tersebut.

Timnas Indonesia U-23 tentu saja harus mengalahkan Australia jika ingin lolos ke putaran final. Ada dua skema yang bisa membuat skuad Garuda Muda melangkah ke Piala Asia U-23 2022 di Uzbekistan.

Pertama menang dengan selisih skor dua angka atau lebih. Lalu, menang tipis satu angka yang kemudian mengalahkan Australia di babak adu penalti.

"Jujur kami tidak tahu nanti pertandingan akan bagaimana. Kami akan pesan ke pemain untuk kerja keras sampai selesai pertandingan," tegas Shin Tae-yong.

"Memang secara physical kami cukup kurang, jadi rugi di situ. Tapi, kalau menunjukkan performa dan kerja keras terbaik, pasti akan lebih baik hasilnya dari pada pertandingan pertama," pungkasnya.

Komentar