- Malut United FC fokus pada fondasi jangka panjang melalui akademi terpadu yang menargetkan standar pembinaan modern internasional.
- Klub hampir finalisasi kerja sama 99% dengan SL Benfica untuk melibatkan pelatih dan tenaga ahli langsung di akademi.
- Pemain usia 12 hingga 14 tahun berpotensi dikirim ke Eropa jika memenuhi standar Benfica guna pengalaman kompetisi.
Suara.com - Manajemen Malut United FC menegaskan komitmennya membangun fondasi sepak bola jangka panjang melalui pengembangan akademi usia dini yang terstruktur dan berkelanjutan.
Salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh adalah rencana kerja sama dengan klub raksasa Eropa yang dilatih oleh Jose Mourinho, yakni SL Benfica asal Portugal.
Asisten Manajer Malut United FC, Asgar Saleh, mengungkapkan bahwa saat ini seluruh pemain akademi Malut United telah disatukan dalam satu sistem pembinaan terpadu.
Sistem tersebut dirancang agar setiap pemain mendapatkan pola latihan, pendidikan karakter, serta pengembangan fisik yang selaras dengan visi besar klub.
“Semua pemain akademi sekarang sudah terpusat dalam satu sistem. Fasilitas juga terus kami lengkapi secara bertahap agar proses pembinaan berjalan maksimal,” ujar Asgar.
Klub kebanggaan Maluku Utara itu menegaskan tidak semata-mata mengejar prestasi instan. Malut United ingin menyiapkan masa depan sepak bola daerah dengan mengadopsi sistem pembinaan modern yang mengacu pada standar internasional.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Malut United kini hampir merampungkan kerja sama dengan SL Benfica. Asgar menyebut, proses kerja sama ini telah mencapai sekitar 99 persen dan hanya tinggal menunggu tahap finalisasi.
Menurut Asgar, kolaborasi ini tidak bersifat simbolik. Dalam rencana kerja sama tersebut, tim pelatih Benfica akan terlibat langsung dalam operasional akademi Malut United.
Dukungan yang diberikan mencakup peningkatan kualitas kepelatihan hingga pendampingan tenaga ahli, seperti ahli gizi dan fisioterapis, guna memastikan perkembangan pemain sesuai dengan standar sepak bola modern.
Baca Juga: Hasil Drawing dan Jadwal Play-off Liga Champions 2025/2026: Real Madrid Lawan Benfica Lagi
“Benfica tidak hanya mengirim pelatih, tetapi juga tenaga pendukung lain yang sangat penting dalam pembinaan usia dini. Ini akan menjadi lompatan besar bagi akademi kami,” kata Asgar.
Dalam skema pembinaan yang disiapkan, para pemain akan dipantau secara berkala sejak usia dini. Jika perkembangan mereka memenuhi standar yang ditetapkan Benfica, pemain berusia 12 hingga 14 tahun berpeluang diberangkatkan ke Eropa untuk mendapatkan pengalaman dan berkembang langsung di lingkungan kompetisi setempat.
Program ini menjadi bagian dari visi besar Malut United FC untuk melahirkan pemain-pemain asli daerah yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Melalui pembinaan jangka panjang tersebut, Malut United berharap Maluku Utara tidak hanya dikenal sebagai peserta kompetisi, tetapi juga sebagai salah satu lumbung talenta sepak bola Indonesia.
(Antara)
Berita Terkait
-
Hasil Drawing dan Jadwal Play-off Liga Champions 2025/2026: Real Madrid Lawan Benfica Lagi
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Sundulan Maut Robek Gawang Real Madrid, Anatoliy Trubin: Tiba-tiba Saya Disuruh Maju
-
Deretan Fakta Menarik Matchday Terliar Liga Champions 2025/2026 Tadi Malam
-
Real Madrid Gagal Lolos Langsung Liga Champions, Mbappe Sebut Permainan El Real Sangat Memalukan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional