Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:33 WIB
Shin Tae-yong (PSSI)
Baca 10 detik
  • Pemain Timnas Futsal Indonesia mengkhawatirkan nasib Hector Souto pasca keberhasilan di Piala Asia.

  • Firman Adriansyah berharap tragedi pemecatan Shin Tae-yong tidak terulang kembali di dunia futsal.

  • Skuad Garuda menilai stabilitas kepelatihan Hector Souto kunci utama meraih prestasi internasional.

Suara.com - Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia melangkah ke perempat final Piala Asia Futsal 2026 tak sepenuhnya diiringi rasa tenang di ruang ganti. Di balik performa impresif tersebut, muncul kekhawatiran dari para pemain soal nasib sang pelatih, Hector Souto.

Pemain senior Timnas Futsal Indonesia, Firman Adriansyah, secara terbuka menyuarakan harapannya agar Hector Souto tidak mengalami nasib serupa dengan pelatih Timnas Indonesia di sepak bola, Shin Tae-yong, yang diberhentikan di tengah momentum positif.

Pernyataan itu disampaikan Firman usai kemenangan Timnas Futsal Indonesia atas Kirgistan dalam laga terakhir fase grup yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (29/1/2026). 

Hasil tersebut memastikan langkah Garuda Futsal ke babak delapan besar Piala Asia Futsal 2026.

Sejak ditangani pelatih asal Spanyol tersebut, prestasi Timnas Futsal Indonesia memang menunjukkan grafik menanjak. Hector Souto sukses membawa Indonesia menjuarai Piala AFF Futsal 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, hingga kini bersaing di level Asia.

Melihat capaian itu, Firman menilai akan sangat disayangkan jika federasi melakukan perubahan besar di tengah jalan. Ia bahkan mengaitkan situasi ini dengan pengalaman pahit yang pernah dialami Shin Tae-yong di sepak bola.

Kala itu, Shin Tae-yong tengah berada dalam performa menjanjikan setelah membawa Timnas Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, termasuk kemenangan sensasional 2-0 atas Arab Saudi. 

Namun, PSSI memutuskan mengakhiri kerja sama pada awal Januari 2025 usai hasil kurang memuaskan di Piala AFF 2024, meski penugasan tersebut datang di tengah agenda besar kualifikasi.

Keputusan tersebut memicu gelombang kritik dari publik dan netizen, yang menilai pemecatan itu tidak tepat waktu. 

Baca Juga: Menang Dramatis Atas Kirgiztan, Hector Souto Pilih Kalem Soal Perempat Final

Itulah yang kini membayangi para pemain futsal, terlebih masih berada di bawah naungan federasi yang sama.

Firman menegaskan dirinya tak ingin kejadian serupa terulang di Timnas Futsal Indonesia, yang saat ini sedang berada dalam fase emas perkembangan prestasi.

Senada dengan Firman, Ardiansyah Nur juga menilai skuad Garuda Futsal sudah berada di trek yang tepat, baik dari sisi permainan maupun manajemen tim.

"Ya, kami sudah di jalur yang benar. Di Piala AFF 2024 kami juara, SEA Games kami juara, alhamdulillah," ungkap Ardiansyah Nur kepada awak media.

"Dari segi pelatih, taktik yang diberikan sudah sangat tepat. Dari pihak federasi juga sangat mendukung, banyak yang dibenahi."

"Jadi, saya rasa kami sudah di jalur yang tepat saat ini," tutup Ardiansyah.

Load More