- Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, baik-baik saja usai terkena lemparan flare saat laga Cremonese vs Inter Milan, Senin dini hari WIB.
- Insiden pada menit ke-49 Liga Italia 2025/26 itu menyebabkan Audero sempat merasakan nyeri di telinga dan lututnya.
- Pelaku pelemparan flare dari tribun Inter mengalami kecelakaan serius; petasan lain meledak dan menyebabkan hilangnya tiga jari tangannya.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero akhirnya buka suara untuk pertama kalinya setelah menjadi korban insiden pelemparan flare dalam laga antara Cremonese vs Inter Milan.
Melalui pernyataan resminya, Audero memastikan kondisinya baik-baik saja meski sempat mengalami momen yang mengerikan.
Insiden tersebut terjadi pada laga pekan ke-23 Liga Italia 2025/26 di Stadio Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.
Pada menit ke-49, sebuah flare yang dilempar dari tribun suporter Inter Milan mendarat dan meledak di dekat Audero, yang langsung membuatnya terkapar dan membutuhkan perawatan medis.
Setelah insiden tersebut, Audero menyampaikan pesan untuk menenangkan semua pihak yang khawatir akan kondisinya. Ia bersyukur cedera yang dialaminya tidak lebih parah dari yang seharusnya.
“Halo semuanya, ini hanyalah pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menulis kepada saya untuk menanyakan kabar saya. Saya baik-baik saja, meski sempat merasakan nyeri hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut,” ucap Audero dikutip dari situs resmi Cremonese.
“Saya berhasil menjalani latihan hari ini dan merasa lega, karena setelah melihat rekamannya, kejadiannya sebenarnya bisa jauh lebih buruk. Saya bersyukur semuanya berjalan dengan baik, meski dalam kondisi seperti itu," tambahnya.
Ulah oknum suporter tersebut sempat membuat pertandingan terhenti. Bahkan para pemain Inter Milan sampai harus mendatangi tribun pendukung mereka untuk menenangkan situasi dan meminta agar aksi anarkis tersebut dihentikan.
Ironisnya, nasib nahas justru menimpa sang pelaku. Menurut laporan Calciomercato, pelaku yang diidentifikasi beraksi seorang diri tersebut mengalami kecelakaan serius tak lama setelah insiden pertama.
Baca Juga: Kelakuan Emil Audero Dibongkar Sebelum Bikin Kesal Ultras Inter Milan Hingga Lempar Flare
Saat hendak menyalakan petasan lain, benda tersebut meledak di tangannya sendiri, yang dilaporkan menyebabkan ia kehilangan tiga jari.
Pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit dan akan diamankan pihak berwenang setelah mendapat perawatan.
Berita Terkait
-
Drama Menit Akhir Bursa Transfer, Liverpool Blokade Curtis Jones ke Inter Milan
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Kapten Inter Milan: Kami Minta Maaf kepada Emil Audero
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026